Breaking News:

Viral di Grup WhatsApp Video Seorang Pria di Bangkalan Terkapar dengan Luka di Bagian Perut

Jagad media sosial WhatsApp diramaikan dengan postingan secara berantai video berisikan seorang pria tergeletak bersimbah darah dengan luka di bagian

net
Ilustrasi pria bersimbah darah di Bangkalan Madura 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Jagad media sosial WhatsApp diramaikan dengan postingan secara berantai video berisikan seorang pria tergeletak bersimbah darah dengan luka di bagian perut, Kamis (4/3/2021).  

Sedikitnya terdapat lima postingan video dengan beragam durasi dan dari berbagai sudut pengambilan. Mulai dari durasii 30 detik, 9 detik, 19 detik, 25 detik, dan berdurasi 26 detik.

Pada salah satu postingan video, seorang warga menyebutkan, “Pembacokan di areal (Kecamatan) Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza, pambacokan lokasi di Indomart, lokasi utara Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza B 2803”.

Namun dalam video berdurasi 30 detik itu, bukan Toyota Avanza seperti yang disebutkan dalam suara tersebut. Melainkan Suzuki Ertiga berwarna putih dengan nopol B 2803 BFF.

Postingan video melalui aplikasi WhatsApp itu mulai meramaikan jagad media sosial sekitar di atas pukul 13.00 WIB. Nampak pula dalam video itu sebuah selongsong senjata tajam jenis celurit.

Selain video, belakangan menyusul postingan selembar KTP yang disebutkan sebagai identitas dari seorang pria dalam video tersebut.

Dikonfirmasi perihal itu, Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto mengungkapkan bahwa postingan video yang banyak beredar itu adalah benar. Termasuk pria dalam kartu identitas itu, disebut Didik adalah sebagai korban pembunuhan.

“Oh iya itu benar, meninggal dunia. (kejadian) sekitar 11.50 WIB di depan Indomart apa Alfamart di Arosbaya,” ungkap Didik ketika dihubungi Surya melalui sambungan seluler.

KTP yang beredar di WhatsApp atas nama SWT (inisial) kelahiran tahun 1968 dengan alamat, Dusun Betambek, Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

“Iya (KTP) itu betul. Saya tadi sempat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Mohon waktu, kami masih mendalami,” pungkas Didik. (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved