Breaking News:

Wakil Wali Kota Batu : Ada 647 Bidang Aset Yang Belum Tersertifikasi

Banyak administrasi aset pemerintah desa yang belum tertata dengan baik di Kota Batu. Misalnya, adanya lahan yang belum memiliki sertifikat.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat ditemui di Balai Kota Among Tani, 2020. 

Reporter : Benni Indo | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Banyak administrasi aset pemerintah desa yang belum tertata dengan baik di Kota Batu. Misalnya, adanya lahan yang belum memiliki sertifikat.

Padahal, sebagai aset milik negara yang diperuntukan kepentingan masyarakat banyak, wajib hukumnya memiliki legalitas yang jelas dan resmi.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan, sertifikasi aset Pemdes merupakan keharusan sesuai arahan Badan Keuangan Daerah (BKD). Apalagi, masih banyak aset yang belum jelas.

“Sangat penting aset yang dimiliki itu. Perlu diinventarisir dan kemudian dilakukan sertifikasi. Kami tak ingin ada oknum yang tak bertanggung jawab menyalahgunakannya. Data yang saya terima aset Pemkot Batu yang belum tersertifikasi ada 647 bidang aset yang belum tersertifikasi,” jelas Punjul Santoso, Rabu (3 3/2021).

Aset itu antara lain tanah di bawah jalan 463 bidang dan tanah 184 bidang. Sekarang sudah ada pengajuan 114 bidang. Ada aturan, jika aset di bawah 1000 bidang harus bisa tersertifikasi tahun 2021.

"Jika sudah selesai aset desa juga harus segera rampung sertifikasinya. Banyak keuntungan bila sudah tersertifikasi, Pemdes bisa mendapatkan pendapatan asli desa (PADes) sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Supriyanto, dalam tayangan akun resmi YouTube Kejari Batu yang disiarkan secara umum menjelaskan, bahwa Kejari Batu menindaklanjuti instruksi dari Kejaksaan Agung untuk mengamankan aset-aset negara mulai dari tingkat desa hingga pemerintah daerah, BUMD maupun BUMN.

Baca juga: Persebaya Datangkan Striker Baru, Samsul Arif Akui Sebagai Warga Jatim Bangga Gabung Persebaya

Baca juga: Gelagat Rina Gunawan Sebelum Pakai Ventilator, Sesal Teddy Syach Tak Tergantikan: 10 Detik Terakhir

Baca juga: Gus Baha Ziarah Wali di Jawa Timur Bersama Keluarga, Berkahnya Malas

Berbicara tentang Kota Batu, Kejari Batu juga memprioritaskan untuk mengamankan aset-aset milik Pemdes. Pasalnya, banyak hal yang berpotensi memunculkan polemik hukum mengenai aset desa.

“Kami prioritaskan adalah aset-aset Pemkot Batu. Kami ingin breakdown ke bawah untuk mengamankan aset-aset Pemerintah Desa. Pekan depan saya perintahkan kasi datun untuk mengundang para kepala desa menindaklanjuti program kami ini. Aset desa banyak sekali dan kurang tertata karena administrasi dan SDM,” kata Supriyanto ketika berkunjung ke Kantor Pertanahan Batu.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved