Breaking News:

Kades Dooro Tersangka Dugaan Korupsi ADD Jadi Tahanan Kota, Kejari Tegaskan: Perkara Tetap Berlanjut

Usai ditahan terkait dugaan tindak pidana korupsi ADD. Status tahanan Kades Dooro dialihkan, dari tahanan badan menjadi tahanan kota.

Penulis: Sugiyono | Editor: Hefty Suud
SURYA/SUGIYONO
KADES - Kepala Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Mat Ja'i ditahan atas dugaan korupsi dana desa sebesar Rp 253 Juta, Kamis (11/2/2021). 

Reporter: Sugiyono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Tersangka dugaan tindak pidana korupsi Aggaran Dana Desa (ADD),  Desa Dooro Kecamatan Cerme, Mat Jai akhirnya bisa menghirup udara segar.

Sebab status tahananya dialihkan, dari tahanan badan menjadi tahanan kota, Kamis (4/3/2021). 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidus) Kejari Gresik, Dimas Adji Wibowo mengatakan, Kejari Gresik mengabulkan permohanan pengalihan status penahanan atas beberapa pertimbangan.  

Baca juga: Ratusan Keluarga di Bojonegoro Kesulitan Air Bersih, Politisi Gerindra Siapkan Solusi

Baca juga: Hasil Swiss Open 2021 - Pramudya/Yeremia Gugur Usai Menyerah dari Wakil India Lewat Rubber Game

Diantaranya,  tersangka telah membayar kerugian negara sebesar Rp 253 juta dan tersangka kooperatif.

"Pihak keluarga juga menjadi penjamin dan kuasa hukumnya," kata Dimas. 

Lebih lanjut Dimas menegaskan, perkara kasus korupsi yang menyeret tersangka Mat Jai ini terus berlanjut sampai tingkat penuntutan.

Baca juga: Cerita Kami Hiasi Galeri Maya, Suguhan Karya Fotografi Luar Biasa dari Disabilitas Berkarya

Baca juga: Bhayangkara Solo FC Tak Bantah Ingin Rekrut Evan Dimas dan Hansamu Yama

"Kita tidak akan menghentikan perkara ini. Dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya," imbuhnya. 

Setelah menjalani tahanan kota, tersangka Kades Dooro Mat Jai diwajibkan  wajib lapor seminggu sekali. Sehingga tidak ada penangguhan kasus korupsinya. 

"Kami tegaskan, perkara korupsi ini tetap berlanjut," imbuhnya. 

Diketahui, tersangka Kades Dooro ditahan penyidik Kejari Gresik  pada Kamis (11/2/2021) atas dugaan  korupsi ADD tahun 2015 - 2017 .

Dalam kasus tersebut ada kerugian negara sebesar Rp 253 juta. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved