Breaking News:

Pemkot Blitar Bentuk Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Sekda

Pemkot Blitar mulai membentuk tim panitia seleksi (Pansel) untuk pengisian jabatan sekretaris daerah (Sekda).

SURYA/SAMSUL HADI
Kepala BKD Kota Blitar, Suyoto 

Reporter : Samsul hadi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar mulai membentuk tim panitia seleksi (Pansel) untuk pengisian jabatan sekretaris daerah (Sekda).

Pembentukan tim panitia seleksi dilakukan setelah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar terpilih di Pilwali Blitar 2020 resmi dilantik Gubernur Jatim.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar, Suyoto mengatakan tahapan pengisian jabatan Sekda diawali dengan pembentukan tim panitia seleksi.

Setelah tim panitia seleksi terbentuk, baru dilakukan usulan persetujuan seleksi jabatan sekretaris daerah ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Mendagri melalui Gubernur.

"Karena, setelah dilantik, wali kota dan wakil wali kota tidak bisa langsung melakukan mutasi dan pengisian jabatan. Harus melalui rekomendasi persetujuan dari KASN dan Mendagri," kata Suyoto kepada TribunJatim.com, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Habis Ngamar Tak Punya Uang, Pelaku Pembunuhan PSK Bandung di Hotel Lotus Kediri Ditembak Kakinya

Baca juga: Gus Yani, Bupati Gresik Ngamuk Lihat Tumpukan Sampah di Dalam Pasar Driyorejo

Baca juga: Wabup Gresik, Aminatun Habibah Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Pedagang Pasar Baru

Dikatakannya, cepat dan lambatnya proses pengisian jabatan sekretaris daerah tergantung rekomendasi dari KASN dan Mendagri.

Menurutnya, proses pengisian jabatan sekretaris daerah bisa selesai dalam waktu satu sampai satu setengah bulan setelah rekomendasi dari KASN dan Mendagri turun.

"Target tidak ada, tergantung rekomendasi dari KASN dan Mendagri. Kalau rekomendasi sudah turun, paling lambat satu sampai satu setengah bulan Sekda baru sudah dilantik," ujarnya.

Suyoto menjelaskan, setelah pengisian jabatan Sekda, baru dilakukan rotasi dan seleksi terbuka pengisian jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong.

"Setelah jabatan kepala OPD terisi, baru dilakukan penataan jabatan di bawahnya, yaitu eselon III dan eselon IV," katanya.

Seperti diketahui, jabatan Sekda Kota Blitar kosong per 1 Januari 2021.

Pejabat lama Sekda Kota Blitar, Rudy Wijonarko masuk masa pensiun pada awal 2021.

Sekarang, jabatan Sekda Kota Blitar diisi oleh pejabat sementara (PJs). PJs Sekda Kota Blitar dijabat oleh Asisten I Pemkot Blitar, Hermansyah Permadi.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved