Percepat Relokasi Warga Terdampak Longsor, Bupati Nganjuk Minta BPBD Segera Rampungkan Pendataan

Pemkab Nganjuk terus salurkan bantuan untuk warga terdampak tanah longsor dan banjir. Bupati Novi Rahman Hidhayat minta secepatnya pendataan relokasi.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Hefty Suud
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengecek barang bantuan kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk terus berikan perhatian kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan banjir.

Hal itu dilakukan dengan terus memberikan bantuan kebutuhan untuk warga terdampak bencana, terutama korban tanah longsor.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, Pemkab Nganjuk tidak akan membiarkan begitu saja warga terdampak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bantuan kebutuhan untuk warga terdampak bencana baik yang kini bertahan di pengungsian maupun mengungsi ke rumah saudaranya akan terus disalurkan.

Baca juga: 813 SD dan 199 SMP di Banyuwangi Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Bupati Ipuk: Jangan Lalai Prokes

Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM 3 Bocah Temukan Puluhan Benda yang Diyakini Pusaka - Bisnis Vape Kian Ngebul

"Kami akan terus memberi perhatian kepada warga terdampak bencana alam, dan kami berharap warga terdampak bencana khusus tanah longsor untuk tetap semangat menatap masa depan yang masih panjang demi kebaikan keluarga dan anak-anak," kata Novi Rahman Hidhayat ditengah kunjungan ke Kecamatan Ngetos, Kamis (4/3/2021).

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, saat ini Pemkab Nganjuk masih terus berupaya mempercepat proses relokasi warga terdampak longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk.

Ini dikarenakan relokasi tersebut sebagai upaya untuk mencarikan tanah yang lebih aman dan bisa dijadikan hak milik warga untuk dapat dibangun rumah tinggal dan berkebun.

Baca juga: Dorong Perbaikan Jalan di Sidoarjo, Bupati Gus Muhdlor: Camat Wajib Eksekusi Cepat, Anggaran Ada

Baca juga: Kades Dooro Tersangka Dugaan Korupsi ADD Jadi Tahanan Kota, Kejari Tegaskan: Perkara Tetap Berlanjut

Untuk itu, ungkap Novi Rahman Hidhayat, pihaknya terus meminta BPBD Kabupaten Nganjuk secepatnya menyelesaikan pendataan warga terdampak tanah lonsor yang akan direlokasi ke tempat yang lebih aman tersebut.

Termasuk luasan tanah yang dimiliki warga terdampak sebelumnya dan sebagainya.

"Bila pendataan warga terdampak secara detail telah diselesaikan maka proses relokasi dalam waktu dekat bisa dilaksanakan dan warga dapat segera menempati tanah dan rumahnya masing-masing," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Terkait dengan retakan tanah yang ada di Dusun Dlopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, pihaknya juga meminta dilakukan pendataan warga terdampak rawan bencana tanah longsor.

Hal itu dilakukan dalam rangka relokasi warga terdampak retakan tanah.

Disamping itu, warga juga diminta untuk mendukung program pelebaran jalan dan pembangunan daerah menuju ke tempat relokasi warga terdampak retakan tanah tersebut.

"Kami mengharapkan dan mengimbau bagi warga yang mampu agar bergotong-royong membantu warga terdampak bencana alam. Karena musibah bencana alam sampai kapanpun tidak diharapkan terjadi, sehingga semua warga bisa bergotong royong saling membantu satu dengan lainya," tutur Novi Rahman Hidhayat.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved