Breaking News:

Kondisi Sepi Dan Gelap, Permudah Pelaku Bobol Alfamart Sukun Malang

Sebuah toko retail modern Alfamart yang berada di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang dibobol maling

TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Toko retail korban pembobolan di Malang 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah toko retail modern Alfamart yang berada di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang dibobol maling.

Dari informasi yang diperoleh TribunJatim.com, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (6/3/2021) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.

Dimana pelaku yang beraksi hanya seorang diri itu, mencuri ponsel toko merek Samsung A 10 S, uang tunai Rp 300 ribu, dan enam bungkus rokok Marlboro.

Seorang tukang parkir yang bekerja di sekitar lokasi kejadian, Nunung (73) mengatakan, bahwa toko retail modern itu kondisinya sepi dan gelap ketika sudah tutup.

Baca juga: Cerita SBY Bikin Malu Pemuda yang Tagih ‘Janjinya’, Niat Sebenarnya Terbongkar Saat Ditanya 4 Hal

"Dulu (toko retail Alfamart) ini beroperasi 24 jam, namun karena ada PPKM Mikro jadi tutupnya pukul 22.00 WIB. Kalau sudah tutup, toko itu tidak ada yang menjaga sama sekali. Dan kondisinya gelap, lampu-lampunya dimatikan semuanya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Dirinya menduga kuat, pelaku beraksi dengan memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Kalau sudah tengah malam, wilayah ini sepi dan gelap. Dengan memanfaatkan kondisi sepi dan gelap itu, pelaku membobol toko tersebut," tambahnya.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan, bahwa di wilayah tersebut cukup rawan terjadi kejadian pencurian.

"Kalau di wilayah ini memang cukup rawan terjadi pencurian. Tiga kios makanan dan minuman yang berada di halaman toko Alfamart tersebut, beberapa kali juga telah menjadi korban pencurian. Korbannya sering kehilangan mulai dari elpiji 3 kg, alat penggorengan, bahkan mesin blender," jelasnya.

Oleh karena itu dirinya berharap agar pihak kepolisian menggencarkan patroli, sekaligus meningkatkan pengawasan.

"Harapan kami memang seperti itu. Agar kejadian pencurian tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sementara itu ketika TribunJatim.com mendatangi lokasi kejadian, nampak para pegawai toko Alfamart masih sibuk mengecek dan mendata stok barang.

Dan pihak toko tidak berkenan untuk dikonfirmasi perihal kejadian tersebut.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved