Breaking News:

20 Konfirmasi Covid-19 Hari Ini, Wali Kota Madiun Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes 

Meski saat ini vaksin Covid-19 sudah ada, warga Kota Madiun hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, tambahan kasus konfirmasi kembali

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Januar
Freepik
Ilustrasi Corona atau Covid-19 di Madiun 

Kasus nomor 1.602 berinisial AS berjenis kelamin laki-laki berusia 39 tahun warga Kelurahan Klegen. AS menjalani isolasi mandiri di rumah dan merupakan kontak erat kasus konfirmasi.

Kasus nomor 1.603 berinisial LL berjenis kelamin perempuan berusia 20 tahun warga Kelurahan Oro-Oro Ombo. LL menjalani isolasi mandiri di rumah dan merupakan kontak erat kasus nomor 1.434.

Dengan tambahan kasus konfirmasi sebanyak 20 orang, kasus konfirmasi menjadi 1.603 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.387 di antaranya telah dinyatakan sembuh. 

Tambahan 26 sembuh ini datang dari kasus pasien nomor 1.234, 1.375, 1.200, 1.445, 1.525, 1.526, 1.527, 1.523, 1.524, 1.531, 1.532, 1.562, 1.396, 1.497, 1.498, 1.502, 1.503, 1.505, 1.559, 1.506, 1.499, 1.500, 1.501, 1.511, 1.512, dan 1.534. 

Sedangkan 53 pasien lainnya masih dalam perawatan, 61 orang isolasi mandiri, dan 102 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi, terus menambah Kampung Tangguh Semeru (KTS) PPKM Berbasis Mikro di Kota Madiun.

Maidi mengimbau warganya agar terus menjaga komitmen dalam pelaksanaan kampung tangguh. Mantan Sekda Kota Madiun ini berharap, kampung tangguh bukan hanya sekadar slogan, aturan dan ketentuan wajib dilaksanakan.

Dia mengungkapkan, dari 1.125 RT di Kota Madiun, tinggal 36 RT di antaranya yang masih belum berstatus zona hijau. Pemkot Madiu mengajak seluruh warga untuk patuh terhadap protokol kesehatan, agar seluruh wilayah di Kota Madiun segera berstatus zona hijau.

‘’Karena PPKM Mikro diperpanjang ya kita jalani. Kita penuhi aturannya demi kebaikan bersama,’’ imbuhnya.

Selain meningkatkan disiplin protokol kesehatan, wali kota juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Di antaranya dengan belanja di lapak UMKM di tiap kelurahan. 

‘’Covid-19 kita rem, tapi ekonomi harus terus berjalan. Boleh berkegiatan, berjualan, tapi protokol kesehatan harus dijaga ketat. Sehingga, kita semua bisa terhindar dari Virus Corona,’’ imbuhnya. (rbp).

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved