Breaking News:

Jelang Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia, Pemkot Malang Lakukan Pendataan

Proses vaksinasi di Kota Malang terus dilakukan. Saat ini vaksinasi Covid 19 tersebut sudah memasuki tahap dua termin pertama, yang ditujukan kepada

freepik.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 di Malang 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Proses vaksinasi di Kota Malang terus dilakukan. Saat ini vaksinasi Covid-19 tersebut sudah memasuki tahap dua termin pertama, yang ditujukan kepada sejumlah masyarakat yang bekerja di bidang pelayanan publik. 

Sambil menunggu proses tersebut selesai, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan pendataan terhadap warga lanjut usia (lansia) yang selanjutnya akan mengikuti proses vaksinasi Covid-19.

"Untuk data lansia, sudah ada di Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) dan di Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Datanya sudah ada, sekitar 75 ribu sampai 78 ribu lansia di Kota Malang," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif kepada TribunJatim.com, Minggu (7/3/2021).

Dirinya menjelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan Kemenkes, proses vaksinasi lansia akan dilakukan setelah vaksinasi terhadap pelayan publik selesai. 

Baca juga: Respon KLB, Demokrat Ponorogo Lantik BMI dan Gelar Doa Bersama

"Setelah selesai semua, baru lanjut untuk lansia. Mudah-mudahan, tidak lebih dari bulan Maret sudah selesai semuanya," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendataan vaksinasi bagi prioritas berikutnya, yakni masyarakat umum. Karena sejauh ini, kategori dalam prioritas tersebut cukup banyak.

“Menurut data dari Kemenkes, yang sudah ada (datanya) itu tenaga kesehatan dan lansia. Sementara untuk masyarakat umum, kategorinya banyak dan belum ada satu sistem pendataan. Jadi masih belum tahu berapa jumlahnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya  juga menambahkan bahwa sebelumnya Kota Malang sudah menerima tambahan vaksin. Dari data terakhir, tercatat ada sebanyak 40.600 vial.

"Itu untuk dua dosis yang harus digunakan. Ini yang kami kejar untuk proses vaksinasi tahap dua hingga selesai," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved