Breaking News:

Setiap Desa di Sampang Wajib Alokasikan 8 Persen Dari Dana Desa Sebagai Penanganan Pandemi Covid-19

Pemerintah desa di Kabupaten Sampang Madura wajib menganggarkan delapan persen dari Dana Desa (DD) sebagai penanganan covid-19, Minggu (7/3/2021)

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi penanganan Covid-19 di Madura 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pemerintah desa di Kabupaten Sampang Madura wajib menganggarkan delapan persen dari Dana Desa (DD) sebagai penanganan Covid-19, Minggu (7/3/2021).

Sehingga, selain mengalokasikan DD untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama 12 bulan, setiap desa diminta tetap disiplin melakukan pencegahan penyebaran covid-19 di masing-masing wilayahnya.

Mengingat pandemi covid-19 hingga saat ini mewabah di Indonesia, terutama Kabupaten Sampang.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Chalilurrahman melalui Kabid Pembinaan Pemerintahan Desa Irham Nurdayanto mengatakan, ketentuan itu berdasarkan instruksi khusus dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Baca juga: Respon KLB, Demokrat Ponorogo Lantik BMI dan Gelar Doa Bersama

Kemudian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Berdasarkan instruksi melalui surat edaran, bahwa 8 persen dari keuangan Negara harus dianggarakan Penanganan covid-19," ujarnya.

Ia menambahkan, jika delapan persen anggaran tersebut dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan setiap desa dalam penanganan pandemi tahun ini.

Seperti, masker, hand sanitizer dan perlengkapan lainnya, sebab tidak ada instruksi khusus untuk membelanjakan dari anggaran diluar BLT DD tersebut.

"Yang terpenting barang yang dibelanjakan penting untuk menangani korona," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved