Breaking News:

Makam Syech Maulana Malik Ibrahim Kerap Kebanjiran, Bupati Gresik Gus Yani Ajukan Rehabilitasi

Makam Syech Maulana Malik Ibrahim kerap kebanjiran saat hujan deras. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani ajukan rehabilitasi.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
SURYA/WILLY ABRAHAM
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah saat berkunjung ke makam Syech Maulana Malik Ibrahim, Senin (8/3/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengajukan makam Syech Maulana Malik Ibrahim direhabilitasi.

Hal ini untuk, menindaklanjuti masukan dari pengelola makam sebelum berziarah bersama Forkopimda dalam rangkaian Hari Jadi Pemkab Gresik ke-47 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-534.

Sebelum melakukan ziarah, orang nomor satu di Gresik tersebut berbicara langsung dengan salah satu pengelola makam Syech Maulana Malik Ibrahim, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Saksi Mata Sebut Pria yang Jatuh di TP Lompat, Jatuh Bersimbah Darah, Pengunjung: Astaughfirllah

Baca juga: Satu Keluarga di Tulungagung Kompak Terlibat Peredaran Narkoba: Bapak Mengemas, Anak yang Kirim

Makam penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu, kerap kebanjiran saat hujan deras.

Sebab posisi makam lebih rendah dibanding saluran pembuangan air. Sehingga kerap banjir saat intensitas hujan tinggi.

"Kami ajukan makam Syech Maulana Malik Ibrahim segera direhabilitasi," kata Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga meminta kepada pengelola makam agar dibuatkan saluran air sebagai solusi jangka pendek. Agar air yang merendam area makam bisa cepat surut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pria Terjatuh dari Lantai II Tunjungan Plaza Mall, Timpa Pengunjung di Bawahnya

Baca juga: Kondisi Mental Nia Ramadhani Disorot Herjunot Ali, Istri Ardi Bakrie Jujur soal Tangis: Gak Ngefek

Salah satu pengelola Makam Syech Maulana Ibrahim Gresik, Taufiq Harris akan segera berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto. Sebab, rehabilitasi makam diatur dalam UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Area makam salah seorang Wali Songo tersebut memiliki beberapa zona yang masuk cagar budaya.

"Diantaranya zona inti, pendukung, dan pengembang," paparnya.

Rombongan Forkopimda Gresik, Pj Sekda Pemkab Gresik Abimanyu Pontjo Antmodjo Iswinarno, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres AKBP Arief Fitrianto, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga berziarah ke makam Sunan Giri dan Sunan Prapen. Kemudian makam Bupati Gresik pertama Kyai Tumenggung Poesponegoro. 

Rangkaian HUT Pemkab Gresik ke-47 tahun dan HUT Kota Gresik ke-534 tahun diawali dengan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved