Breaking News:

Remaja Putri Kota Bandung Korban Prostitusi Online di Kediri Mengaku Masih Trauma 

Salah satu anak yang menjadi pelaku prostitusi online TW (16) mengaku masih trauma setelah mengetahui rekannya M (17) meninggal pasca melayani tamu

tribunjatim/Farid
rilis tersangka Prositusi Online di Hotel Lotus Kediri 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Salah satu anak yang menjadi pelaku prostitusi online TW (16) mengaku masih trauma setelah mengetahui rekannya M (17) meninggal pasca melayani tamu yang membookingnya.

TW remaja asal Kota Bandung, Jawa Barat saat ini telah mendapatkan pendampingan psikologis untuk menghilangkan traumanya. 

TW mengaku trauma karena mengetahui secara langsung kasus pembunuhan yang mengakibatkan M meninggal di kamar nomor 421 Hotel Lotus Garden, Kota Kediri.

Di Kota Bandung asalnya, TW dan M berteman baik sejak kecil. Keduanya menjadi pelaku prostitusi online, karena TW diajak orangtuanya NK dan DK, sedangkan M diajak pacarnya DR.

Baca juga: Tiga Oknum Polisi di Surabaya Diamankan Paminal Mabes Polri Diduga Karena Setoran Bandar Narkoba

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib menjelaskan, TW telah mendapatkan pendampingan selayaknya oleh pekerja sosial serta ditempatkan di safe house yang aman.

Sementara Bintaryana Anggraeni, pekerja sosial dari Kementerian Sosial yang ditugaskan di Kantor Dinas Sosial Kota Kediri telah memberikan pendampingan terhadap TW.

"Kami memberikan upaya pendampingan dan perlindungan karena usianya masih usia anak-anak," jelasnya.

Sementara kondisi TW saat ini masih mengalami efek traumatis. "Karena bagaimanapun masih terus terbayang temannya yang meninggal dunia. Ada trauma," jelasnya.

Sementara model pendampingan yang diberikan mulai dari proses pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) sampai dengan proses persidangan.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved