Gelombang Protes ke Youtuber Idris Al Marbawy Berlanjut, Kini Giliran Banser Kabupaten Malang
Idris Al Marbawy kembali diadukan ke Polres Malang. Kini giliran Banser Kabupaten Malang menyampaikan protes terhadap konten heboh ulama muda tersebut
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: Erwin Wicaksono I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Idris Al Marbawy kembali diadukan ke Polres Malang. Kini giliran Banser Kabupaten Malang menyampaikan protes terhadap konten heboh bikinan ulama muda yang aktif menjadi Youtuber tersebut.
"Kami berharap ini terakhir kalinya Idris Al-Marbawi membuat keresahan,” beber Wakil Kepala Banser Kabupaten Malang, Mukhlis Mubarak usai mengadu ke Polres Malang pada Rabu (10/3/2021).
Mukhlis ingin Polres Malang segera melakukan tindakan hukum atas konten video meresahkan itu.
"Kami berharap Polres Malang segera melakukan tindak lanjut secara hukum,” ucap Mukhlis.
Baca juga: Eks Pemain Timnas Putri Mengaku Dianiyaya Anggota Polsek Klojen, Kanit Reskrim Beri Tanggapan
Jika proses hukum Idris naik ke tahap penyidikan, Mukhlis menegaskan tetap akan mengawasi jalannya proses hukum terhadap pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah itu.
“Kami akan memantau. Peristiwa ini sudah menjadi peristiwa nasional,” sebut Mukhlis.
Baca juga: Ritual Tolak Balak Virus Corona, Warga Tuban Gelar Bancaan Bubur Merah
Di sisi lain, gelombang pengaduan serta pelaporan terhadap Youtuber Idrs Al Marbawi terus mengalir sekak konten kontroversialnya viral.
Sudah ada 5 lembaga yang melakukan pengaduan dan pelaporan. Mereka adalah Fordamas, LSM Lingga, Duta Pancasila, LTNNU Kabupaten Malang dan Banser Kabupaten Malang.
Baca juga: Lucu, Dua Polisi di Lumajang Menjerit Histeris Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Provost Turun Tangan