Breaking News:

Setahun Menganggur, Pekerja Seni dan Pekerja Hiburan di Madiun Lelang Peralatan 

Ratusan pekerja seni dan pengusaha hiburan di Kabupaten Madiun, menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (10/3/2021) siang

TribunJatim.com/ Rahadian Bagus
Para pekerja seni di Madiun gelar demo 

Reporter: Rahadian Bagus | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Ratusan pekerja seni dan pengusaha hiburan di Kabupaten Madiun, menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (10/3/2021) siang.
Mereka menuntut pemerintah daerah memberikan kelonggaran izin menggelar panggung kesenian dan pesta hajatan.

Selain menggelar unjuk rasa, para pekerja seni dan pengusaha hiburan di Kabupaten Madiun, juga melelang peralatan mereka agar dibeli oleh Bupati Madiun, Ahmad Dawami. 

Baca juga: Raperda Pengembangan Pesantren, PDIP Jatim Kawal Pembahasan, Minta Saran Kiai

Seorang pengusaha hiburan, Aris Supanji, mengaku sudah setahun menganggur akibat Covid-19. Oleh sebab itu, ia bersama-sama para pekerja seni dan pengusaha hiburan di Kabupaten Madiun menggelar unjuk rasa.

"Sebenarnya kami bukan demo, kami mengibarkan bendera putih menyerah, kalau kita nggak boleh bekerja, kita melelang peralatan kami, kami minta Bupati Madiun untuk membeli peralatan kami, kalau kami tidak diberi kelonggaran," katanya.

Setelah beberapa saat berorasi, beberapa perwakilan dari mereka ditemui Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono, dan juga Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, di kantor Kesbangpoldagri. Dari hasil pertemuan, para pekerja seni diminta untuk menunggu pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran yang baru.

"Kita diminta menunggu satu minggu, nanti kalau belum ada hasilnya. Kita akan menggelar aksi yang lebih besar," kata Darsono seorang pengusaha terop yang ikut dalam pertemuan. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved