Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ajak Warganya Kumpulkan Puntung Rokok dan Wadah Kosmetik Bekas

Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri mengajak warga Kota Madiun untuk mengumpulkan puntung rokok dan wadah bekas

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/rahadianbagus
Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya 

Reporter: Rahadian Bagus I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri mengajak warga Kota Madiun untuk mengumpulkan puntung rokok dan wadah bekas.

Setiap 150 puntung rokok dan 30 wadah bekas kosmetik akan diganti dengan kenang-kenangan.

Inda mengatakan gerakan mengumpulkan puntung rokok dan wadah bekas ini merupakan gerakan untuk membantu lembaga riset Guna Olah Limbah (Golimbah) yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat. 

Nantinya, setelah dikumpulkan, puntung rokok dan wadah bekas ini akan digunakan sebagai bahan riset Golimbah untuk menghasilkan minyak dan arang.

“Saya berkolaborasi dengan Golimbah membutuhkan bantuan untuk keberlangsungan riset yang dilakukan di markas Golimbah. Riset ini dilakukan secara mandiri. Kita hanya perlu memberikan puntung rokok dan wadah bekas skin care,” kata Inda, Selasa (9/3/2021).

Dia menuturkan seluruh warga Kota Madiun dapat berpartisipasi mendukung gerakan ini. Caranya, dengan mengirim puntung rokok dan wadah bekas ke rumah dinasnya di Jalan Sumatera no 20 Madiun. 

Saat mengirim, cukup menuliskan data di buku tamu pos penjagaan depan. Setelah terkumpul, puntung rokok dan wadah bekas akan dikirim ke markas Golimbah di Bandung. 

“Mau dikirim langsung ke Bandung juga boleh. Tetapi, supaya tidak perlu mengeluarkan ongkos kirim, bisa dikirim ke rumah dinas saya,” katanya. 

Inda menambahkan, setiap warga yang menyerahkan 150 puntung rokok dan 30 wadah akan mendapatkan kenang-kenangan. Setiap warga bebas mengirimkan sebanyak-banyaknya puntung rokok dan wadah bekas kosmetik. 

"Kami membutuhkan sekitar 10 juta puntung rokok dan wadah bekas. Untuk pengumpulan puntung rokok dan wadah bekas bisa dilakukan hingga 1 April 2021," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved