Wawancara Tokoh

Wali Kota Pasuruan Gus Ipul Punya 3 Agenda Super Prioritas, Apa Saja?

TribunJatim.com yang tergabung dalam Tribun Network melakukan wawancara eksklusif bersama Gus Ipul

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/M Syaiful
News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra ketika melakukan wawancara khusus dengan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul resmi menjabat Wali Kota Pasuruan untuk periode 2021-2024.

TribunJatim.com yang tergabung dalam Tribun Network melakukan wawancara eksklusif bersama Gus Ipul mengenai visi, misi, dan harapan, dalam menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan.

Wawancara eksklusif Gus Ipul ini dilakukan langsung oleh News Director Tribun Network, Febby Mahendra Putra.

Berikut isi wawancaranya .

Febby Mahendra: Apa kira - kira yang menjadi tantangan Gus Ipul sebagai Walikota Pasuruan dengan pengalaman 10 tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur ?

Gus Ipul : Kota ini banyak potensi. Seperti contohnya, makam kiai Hamid, sebagai seorang ulama, makamnya banyak dikunjungi masyarakat luas. Kota Pasuruan sudah ada potensi karena banyak tamu setiap tahunnya.

Dari sisi pembangunan, kita tertinggal, dari kota-kota lainnya di Jawa Timur, bahkan Pulau Jawa. Kita sudah identifikasi permasalahan sekarang .

Ke depan, perlu ada tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, percepatan pelayanan publik yang baik. Itu semua adalah pekerjaan rumah yang serius.

Kita juga sedang berusaha menangani Covid-19,  agar Kota Pasuruan bisa masuk zona hijau. Tujuannya agar ekonomi kembali bergerak, kehidupan normal, sekolah tatap muka dan lainnya.

Febby Mahendra : Apa yang ditemukan Gus Ipul sebagai walikota setelah seminggu menjabat paska pelantikan ?

Gus Ipul : Pertumbuhan ekonomi masih minus. Perlu kerja keras. Misi kami ada tiga, maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya. Bagaimana mewujudkan pertumbuhan yang inklusi atau berkeadilan.

Soal SDM, saya juga cukup kaget karena ada 60 jabatan yang di Plt, 40 jabatan kosong tidak ada orangnya. Ini juga menjadi pekerjaan rumah agar bisa lari cepat untuk perubahan Kota Pasuruan.

Kami justru baru tahu setelah dilantik. Kami juga sedang bekerja keras untuk bisa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini.

Selama ini, Kota Pasuruan hanya meraih Wajar Dengan Pengecualian (WDP) opini BPK. Satu minggu ini, saya sudah mengajak OPD untuk menyamakan frekuensi untuk sama sama bekerja mengejar ketertinggalan Kota Pasuruan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Berita Terkait :#Wawancara Tokoh
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved