Breaking News:

Bupati Gresik Klaim PPKM Mikro Efektif Tekan Kasus Aktif Covid-19

Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro kembali diperpanjang hingga 22 Maret 2021. Pelaksanaan PPKM yang berlangsung sejak

TribunJatim.com/ Willy Abraham
Bupati Gresik klaim PPKM Mikro berjalan efektif 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro kembali diperpanjang hingga 22 Maret 2021. Pelaksanaan PPKM yang berlangsung sejak Januari itu, dinilai efektif mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

"Jumlah kasus aktif pada PPKM jilid I sebanyak 338 dan PPKM jilid II 312. Setelah diterapkan PPKM Mikro I kasus aktif turun drastis menjadi 112, kemudian PPKM Mikro II turun lagi 96," kata Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Kamis (11/3/2021).

PPKM kali ini, aturannya masih sama, membatasi tempat kerja dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50%  dan Work From Office (WFO) sebesar 50% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.
Kegiatan belajar mengajar secara daring atau online. Sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100%  dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Baca juga: DPRD Surabaya Dukung Prioritas Vaksinasi untuk Pedagang dan UMKM: Interaksi Sosial Mereka Tinggi

Pengaturan pemberlakuan pembatasan dengan jam operasional untuk pusat perbelanjaan atau mall, pusat perbelanjaan, toko modern, grosir, toko kelontong sampai dengan pukul 21.00 WIB. Kemudian kegiatan restoran atau rumah makan, warung makan, pedagang kaki lima dan usaha sejenisnya untuk makan, minum di tempat dibatasi sebesar 50% dari kapasitas tempat, dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap dizinkan sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Protokol kesehatan dilaksanakan seperti menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan mengunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan yang bepotensi menimbulkan penularan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik untuk memperkuat kemampuan tracking, sistem dan manajemen tracing, perbaikan treatment termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan (tempat tidur, ruang Intensive Care Unit (ICU), maupun tempat isolasi/karantina).

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gresik agar berkoordinasi dengan Kepolisian Resort Gresik dan Komando Distrik Militer 0817 Gresik guna meningkatkan pengawasan, operasi yustisi, dan penegakan hukum lainnya; dan D. Dinas pariwisata dan Kebudayaan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan sosial Budaya.

Jangka Waktu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro mulai berlaku tanggal 9 Maret 2021 sampai dengan 22 Maret 2021.

Sementara update perkembangan Covid-19 angka kesembuhan lebih tinggi dibandingkan kasus positif. 

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Kamis 11 Maret 2021, jumlah kasus sembuh bertambah 8 kasus menjadi 4.802. jumlah angka kesembuhan hari ini, ada 9 orang dengan total 4.802. Sedangkan, jumlah meninggal positif Covid-19 menjadi 347 kasus. 

"Penambahan kasus rata-rata perhari turun menjadi 51 persen. Dari PPKM jilid I 24 kasus positif per hari,  di PPKM Mikro II penambahannya turun menjadi 10 kasus,"terangnya.

Selama masa PPKM yang dibarengi penurunan angka persebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gresik terus mempercepat program vaksinasi kepada pelayan publik.

Setelah sopir moda transportasi umum menerima vaksin, giliran tenega pendidik akan menerima vaksin di Kecamatan Ujungpangkah. Vaksinasi terus berjalan di fasilitas layanan kesehatan yang ada di Gresik. (wil)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved