Breaking News:

Lewat Pinky Movement, Pertamina Perluas Distribusi Bright Gas

Pertamina terus melanjutkan pemerataan energi di Indonesia salah satunya melalui Program Pinky Movement.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
Willy Abraham/Tribunjatim
Pelaku UMKM mendapat bantuan tabung bright gas gratis dari Pertamina bekerjasama dengan Himpunan Wiraswata Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Gresik, Jum'at (17/5/2019). 

Reporter : Sri Handi Lestari | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pertamina terus melanjutkan pemerataan energi di Indonesia salah satunya melalui Program Pinky Movement.

Pinky Movement merupakan program perluasan jaringan distribusi resmi produk Liquified Petroleum Gas (LPG) Non-Public Service Obligation (NPSO) atau non subsidi dalam rangka mendukung dan memastikan penggunaan LPG yang tepat sasaran.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno menjelaskan bahwa Program Pinky Movement adalah program kemitraan (PK) yang memberikan bantuan berupa kredit pinjaman lunak untuk outlet Bright Gas sebagai jaringan distribusi resmi LPG NPSO serta Pangkalan LPG PSO yang tertarik menjual Bright Gas diseluruh Indonesia.

Prioritisasi penggunaan pinjaman ini nantinya akan diarahkan untuk penguatan sarana dan fasilitas penjualan termasuk sarana branding dan promosi.

“Sarana penjualan mencakup penambahan stok tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 12 Kg, motor untuk digunakan sebagai sarana Pertamina Delivery Service (PDS), branding outlet, serta kebutuhan lainnya," jelas Putut, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Gus Baha Membedah Tentang Isra Miraj

Baca juga: Kepiluan Korban Kecelakaan Sumedang: Guru Muda Gagal Nikah hingga Eha Selamat dengan Cara Telanjang

Baca juga: Banjir Melanda Kota Pasuruan, Turunkan Mobil Pemadam Bersihkan Lumpur

Jadi dengan adanya pinjaman ini, outlet Bright Gas diharapkan bisa memperkuat stok dan sarana pelayanannya sehingga dapat memperluas jaringan distribusi yang mereka lakukan.

Selain untuk Outlet Bright Gas, Program Pinky Movement juga menyasar Usaha Mikro dan Kecil (UKM) yang masih menggunakan LPG PSO atau subsidi 3 Kg.

Melalui Pinky Movement, UKM yang bersedia dikonversi menggunakan Bright Gas akan diberikan bantuan kredit pinjaman lunak dan menjadi mitra binaan Pertamina.

“Untuk UKM, Pertamina melakukan survei terlebih dahulu apakah tingkat ekonomi UKM yang menggunakan LPG subsidi 3 Kg ini sudah layak untuk dikonversi menggunakan Bright Gas," jelas Putut kepada TribunJatim.com.

Harapannya, mereka akan menjadi pengguna dan pelanggan baru yang merasakan manfaat dari Bright Gas sekaligus membantu memastikan penggunaan LPG yang tepat sasaran.

Di tahun 2020 total 589 outlet dan UKM sudah tergabung dalam Program Pinky Movement dan sudah menerima kredit pinjaman lunak yang diberikan melalui tim Small, Medium Enterprises Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero). Bantuan yang sudah disalurkan untuk seluruh mitra tersebut sudah mencapai lebih dari Rp 48 miliar.

Untuk tahun 2021 sendiri, Putut menjelaskan bahwa Program Pinky Movement kembali dilanjutkan dengan target mencapai 640 mitra baik dari outlet maupun mitra UKM.

“Harapannya, akan makin banyak outlet Bright Gas ataupun Pangkalan LPG PSO maupun pengusaha UKM yang tertarik tergabung dalam Program Pinky Movement," ungkap Putut kepada TribunJatim.com.

Bersama-sama dengan mitra Pinky Movement, Pertamina terus melanjutkan pemerataan energi dengan memperluas jaringan distribusi LPG NPSO, sekaligus membantu penyaluran LPG yang tepat sasaran, yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved