Breaking News:

Mengaku Khilaf, Wali Kota Blitar Santoso Minta Maaf Soal Acara Tasyakuran Pelantikannya

Wali Kota Blitar, Santoso akhirnya meminta maaf soal beredarnya video acara tasyakuran usai pelantikannya yang diduga melanggar protokol kesehatan

surya/samsulhadi
Wali Kota Blitar, Santoso saat jumpa pers terkait video acara tasyakuran pelantikannya di Kantor Wali Kota, Jumat (12/3/2021) sore. 

Reporter: Samsul Hadi I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJJATIM.COM, BLITAR - Wali Kota Blitar Santoso akhirnya meminta maaf soal beredarnya video acara tasyakuran usai pelantikannya yang diduga melanggar protokol kesehatan (Prokes). 

Santoso mengaku khilaf dan terbawa suasana dalam acara tasyakuran usai pelantikannya bersama para relawan di Balai Kusumo Wicitro Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Blitar pada 26 Februari 2021.

"Saya sadar dan terima kasih telah diingatkan, itu bagian kekhilafan saya. Saya terlena dalam suasana," kata Santoso saat jumpa pers di Kantor Wali Kota Blitar, Jumat (12/3/2021). 

Santoso mengatakan kegiatan yang dilakukan saat itu sebagai bentuk terima kasih kepada relawan yang telah ikut mensukseskan dirinya di Pilwali Blitar 2020.

Para relawan secara spontan mengundang Santoso untuk hadir di acara tasyakuran yang digelar usai pelantikan. 

Menurutnya, acara itu sudah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Para tamu undangan yang datang dicek suhu, diminta mencuci tangan, dan wajib memakai masker sebelum masuk ke ruang acara. 

"Saat itu, saya juga pakai masker. Tapi karena diminta nyanyi oleh relawan, masker saya lepas. Masak nyanyi pakai masker. Selesai nyanyi masker saya pakai lagi. Saya sudah dibantu para relawan, masak diminta nyanyi tidak mau," ujarnya. 

Terlepas dari itu, Santoso menyadari apa yang dilakukan kurang tepat. Apalagi, posisinya sebagai kepala daerah harus fokus dalam penanganan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved