Breaking News:

Sekda Jember : Anggaran Covid-19 Diambilkan dari DAU

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano menjelaskan hal tersebut ketika dikonfirmasi perihal skema anggaran penanganan Covid-19 di tahun 20

sri wahyunik/surya
Sekda Kabupaten Jember Mirfano 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Skema anggaran penanganan Covid-19 di APBD tingkat daerah berubah untuk tahun 2021. Kementerian Keuangan RI meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasikan anggaran minimal 8 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penanganan Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano menjelaskan hal tersebut ketika dikonfirmasi perihal skema anggaran penanganan Covid-19 di tahun 2021.

"Ada surat dari Kementerian Keuangan, supaya ada alokasi minimal 8 persen dari Dana Alokasi Umum untuk penanganan Covid-19 di daerah," ujar Mirfano kepada TribunJatim.com, Kamis (11/3/2021).

Tahun 2021 ini, Kabupaten Jember mendapatkan alokasi DAU sebesar Rp 1,6 triliun. Namun anggaran tersebut belum direalisasikan karena dua unsur Pemda Jember belum mengesahkan Perda APBD tahun 2021.

Mirfano menjelaskan, anggaran penanganan Covid-19 tersebut akan menyebar di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Baca juga: Dari Kegemaran Membaca Komik, Galih Menjadi Komikus Yang Diminati Klien Luar Negeri

Baca juga: Gus Baha Membedah Tentang Isra Miraj

Baca juga: Menanggapi Aspirasi PKL, Gus Ipul Kirim Surat ke Gubernur

"Karena ada beberapa peruntukan anggaran penanganan itu. Terutama untuk suksesnya vaksinasi Covid-19," imbuh Mirfano kepada TribunJatim.com.

Anggaran penanganan Covid-19 tahun 2021, antara lain dipakai untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kemudian untuk pemantauan dampak vaksinasi.

Ketiga, untuk honor tenaga kesehatan yang terlibat penanganan Covid-19. Keempat, anggaran penanganan Covid-19 di tingkat Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Jadi nanti tergantung OPD yang mengelolanya. Bisa dikelola OPD kecamatan, bisa juga Dinas Kesehatan. Untuk anggaran penanganan Covid-19, sementara ini masih seperti itu. Bersumber dari DAU," lanjutnya kepada TribunJatim.com.

Anggaran ini berbeda dengan anggaran penanganan Covid-19 di tahun 2020. Tahun lalu, tahun pertama Indonesia menetapkan pandemi Covid-19, pemerintah memakai skema refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved