Breaking News:

Kepala Balitbang Kemendagri Ajak ASN Banyuwangi Lanjutkan Tradisi Inovasi

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banyuwangi terus menjaga budaya inovatif ini.

Surya/Haorrahman
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendagri DR. Agus Fatoni di hadapan ASN Banyuwangi yang mengikuti kelas motivasi bertajuk Optimalisasi Inovasi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (12/3/2021). 

Reporter : Haorrahman | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dikenal sebagai daerah dengan beragam inovasi, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banyuwangi terus menjaga budaya inovatif ini.

Inovasi di sektor pelayanan publik perlu dipacu sebagai modal bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan kepercayaan publik.

Hal itu dipaparkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendagri DR. Agus Fatoni di hadapan ratusan ASN yang mengikuti kelas motivasi bertajuk Optimalisasi Inovasi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (12/3/2021). Acara digelar secara online dan offline dan dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Menurut Agus, inovasi di era saat ini sangat dibutuhkan. Salah satunya untuk membangun kepercayaan publik kepada masyarakat.

“Sebagai organisasi publik, orientasi setiap pemerintahan ada pada pelayanan publik yang memudahkan warganya. Jika pelayanan kita baik ditunjang inovasi, maka akan tumbuh kepercayaan masyarakat pada kita. Inovasi adalah tuntutan publik,” kata dia.

Selain itu, kata dia, inovasi merupakan amanat dari Presiden Joko Widodo. Salah satu program kerja dari Presiden adalah reformasi birokrasi yang menuntut adanya mindset birokrat yang adaptif, produktif, inovatif, dan kompetitif.

Baca juga: Lestarikan Tradisi, Warga Gresik Adakan Pagelaran Wayang Garingan

Baca juga: Gus Baha : Jangan Membuat Sulit Umat Dalam Menjalankan Syariat Islam

Baca juga: 16 Ton Ubi Cilembu Dibagikan Secara Gratis Oleh Warga Bondowoso Jatim

“Inovasi juga akan meningkatkan daya saing suatu daerah,” imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Badan Litbang Kemendagri sendiri setiap tahunnya menggelar kompetisi Innovative Govemment Award (IGA). Kompetisi ini melakukan pengukuran indeks inovasi daerah untuk menetapkan 10 daerah sebagai penyelenggara pemerintahan yang paling inovatif. Banyuwangi sendiri selama tiga tahun berturut-turut berhasil menyabet penghargaan tersebut sejak 2018.

Inovasi daerah yang menjadi penilalan IGA 2019 di antaranya tata kelola pemerintah daerah, pelayanan publik, dan inovasi lain sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. IGA juga mengukur tiga aspek utama yaitu kuantitas, kualitas, dan manfaat.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved