Breaking News:

Sudah Ikhtiar, Bupati Gus Yani Ajak Para Kiai dan Ulama Bangun Gresik Baru

Semangat pemerintahan Gresik baru yang diusung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah, melibatkan para kiai dan ulama.

surya/wily
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menghadiri silaturahmi dan doa bersama di pondok pesantren Darul Ihsan Menganti, Sabtu (13/3/2021). 

Reporter: Willy Abraham I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Semangat pemerintahan Gresik baru yang diusung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, melibatkan para kiai dan ulama.

Peran para kiai akan diajak urun rembuk membangun Gresik kedepannya, terutama dalam hal kebijakan yang akan diambil. Apalagi, Gresik sangat kental dengan julukan Kota Santri dan Kota Wali.

Silaturahmi dan doa bersama untuk Gresik Baru Tasyakuran atas dilantiknya Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah digelar di pondok pesantren Darul Ihsan, Kecamatan Menganti, Sabtu (13/3/2021).

Lantunan ayat suci Al-quran menggema di halaman pondok pesantren. Bersama para kiai yang turut hadir antara lain KH. Mahfud Maksum, dan KH Muchtar Djamil serta beberapai kiai serta ulama lainnya mendoakan pemerintahan Gresik baru.

"Ini merupakan ikhtiar saya dan Wabup Bu Min (Aminatun Habibah) bagaimana mewujudkan Gresik Baru dengan melibatkan kiai dan ulama di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Dalam beberapa bulan kedepan, Gus Yani akan kembali bertemu dengan para kiai dan ulama di Gresik untuk bertukar pikiran, dengan selalu mengikuti arahan kiai, maka pembangunan dipastikan akan berjalan semakin baik yang ujungnya kesejahteraan masyarakat juga akan cepat tercapai.

"Semangat perubahan Gresik Baru Manut kiai. Berangkatnya saya dan Bu Min bersama para kiai," kata dia.

Ketua tim pemenangan Gus Yani - Ning Min (Niat), Khoirul Huda, ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Gus Yani dan Bu Min mendengarkan tausyiah para kiai.

"Tadi juga sudah dibicarakan, perlu ada penguatan-penguatan, pendidikan di sekolah, pondok pesantren. Nanti beberap bulan lagi ada pertemuan lagi dengan para kiai," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved