Breaking News:

Kaget Suara Petasan Ternyata Plengsengan Ambrol di Bumiayu Kota Malang, Satu Rumah Hanyut Ikut Arus

Akibat plengsengan ambrol, rumah guru SMP di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang longsor. Dua rumah tetangganya terancam.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Rumah Fauzan di Jalan Kapri RT 5 RW 4, Kelurahan Bumiayu yang mengalami longsor akibat plengsengan ambrol. 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Akibat plengsengan ambrol, satu rumah warga di Jalan Kapri RT 5 RW 4, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengalami longsor dan hanyut terbawa arus Sungai Brantas.

Seorang saksi mata, Sukardi mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (14/3/2021) malam.

"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu saya mendengar ada suara seperti petasan di dalam rumah," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Pekerja Seni di Trenggalek Minta Pemkab Kembali Izinkan Hajatan: Keluarga Harus Dinafkahi

Baca juga: Rumah Warga Pamekasan Disambar Petir Hingga Jebol, Pemilik Rumah Sempat Terpental, Ini Kondisinya

Setelah diperhatikan, ternyata suara itu berasal dari lantai keramik rumah yang mengalami retak-retak.

"Akhirnya saya bersama anggota keluarga yang lain langsung keluar rumah. Dan tak lama kemudian, rumah milik Pak Fauzan yang berada di depan rumah saya longsor ke arah sungai," jelasnya.

Dirinya menerangkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Karena rumah tersebut dalam kondisi kosong tidak berpenghuni.

"Fauzan sudah lama meninggalkan rumahnya, kalau tidak salah sejak tanggal 5 Januari 2021. Dia  meninggalkan rumah, karena di dinding rumahnya sudah terlihat retak-retak. Jadi karena sudah ada tanda-tanda itu, makannya ia bersama keluarga pindah ke rumah saudara," jelasnya.

Dirinya mengaku akibat kejadian tersebut, rumahnya dan rumah milik Su'din juga terancam mengalami longsor.

Baca juga: Keraskan Volume Musik, Pelajar Perkosa Pacar di Kamar, Teriakan Korban Tak Terdengar, Ortu Murka

Baca juga: VIRAL Satpam Makan Nasi Lauk Bawang Merah & Putih Mentah, Ini Alasannya: Sayang Keluarga di Kampung

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved