Breaking News:

Bupati Nganjuk, Novi Targetkan 70 Persen Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19

Pemkab Nganjuk mentargetkan sekitar 60 persen hingga 70 persen warga Kabupaten Nganjuk yang mencapai 1,2 juta jiwa mendapatkan vaksin Covid-19.

achmad amru/ surya
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat melihat vaksinasi covid-19 yang diberikan untuk petugas pelayan publik di RSUD Kertosono Nganjuk. 

Reporter : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk mentargetkan sekitar 60 persen hingga 70 persen warga Kabupaten Nganjuk yang mencapai 1,2 juta jiwa mendapatkan vaksin Covid-19.

Ini dikarenakan bila sebagian warga Kabupaten Nganjuk telah mendapatkan vaksin Covid-19 diharapkan penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan dan diselesaikan.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, hingga saat ini warga Kabupaten Nganjuk yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 hanya dikisaran 8,3 persen.

Itupun baru pejabat, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, pelayanan publik yang mendapatkan vaksin. Jumlah tersebut masih cukup jauh dari apa yang ditargetkan dalam program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nganjuk.

"Itu dikarenakan stok vaksin saat ini masih sangat terbatas jumlahnya yang diterima Kabupaten Nganjuk," kata Novi Rahman Hidhayat ditengah peninjauan pelaksanakan vaksinasi kepada pelayan publik di RSUD Kertosono Nganjuk, Selasa (16/3/2021).

Untuk itu, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, Pemkab Nganjuk terus berupaya mengusulkan penambahan kuota vaksin Covid-19 kepada Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Sindiran Putri Anne soal Tatapan Asli Arya Saloka Gendong Anak, Jangan Percaya, Kelakuan Terekspos

Baca juga: Gus Baha Membedah Jilbab dan Cadar, Lelaki Memandang Wajah Perempuan Haram

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Rabu, 17 Maret 2021: Taurus Bikin Calon Pasangan Takut, Virgo Terlalu Ngotot

Setidaknya, hingga akhir tahun ini stok vaksin untuk Kabupaten Nganjuk bisa mencapai 1 juta dosis vaksin Covid-19. Dimana pemberian vaksin covid-19 kepada masyarakat secara bertahap saat ini diperkirakan akan mengalami puncak pada bulan Mei, Juni, dan Juli hingga akhir tahun 2021 ini baru selesai.

"Tapi itu semua tergantung dari jumlah vaksin covid-19 dari Kemenkes yang diterima Kabupaten Nganjuk," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, hingga sekarang ini belum ada petunjuk pemberian vaksin kepada warga atau anak dibawah usia 18 tahun.

Dengan demikian dimungkinan nantinya tidak seluruh warga Kabupaten Nganjuk bisa mendapatkan vaksin tahun ini, terutama untuk usia anak-anak.

Namun, tambah Novi Rahman Hidhayat, untuk lansia sudah ada petuntuk tentang pemberian vaksin dan sudah direalisasi. Hanya saja, pemberian vaksin bagi lansia di Kabupaten Nganjuk akan mengalami kelambatan mengingat rentang waktu yang lebih lama. Yakni rentang waktu vaksin pertama dan kedua selama 28 hari. Rentang waktu itu berbeda dengan pemberian vaksin pertama dan kedua kepada warga usia dibawah 60 tahun yang selama 14 hari.

"Yang pasti, Pemkab Nganjuk akan berupaya maksimal untuk dapat memberikan vaksin covid-19 kepada seluruh warga Kabupaten Nganjuk. Ini sebagai ikhtiar bersama dalam menyelesaikan pandemi covid-19 ini," tutur Novi Rahman Hidhayat kepada TribunJatim.com.

Berita Tentang Bupati Nganjuk

Berita Tentang Vaksin Covid-19

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved