Breaking News:

BPC Hipmi Gresik Bantu Korban Banjir Luapan Kali Lamong

Banjir luapan Kali Lamong merendam sedikitnya 16 desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Banjir membuat seluruh aktivitas warga lumpuh

Willy Abraham/Tribunjatim
BPC Hipmi Gresik memberikan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Cerme, Rabu (17/3/2021). 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Banjir luapan Kali Lamong merendam sedikitnya 16 desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Banjir membuat seluruh aktivitas warga lumpuh di tengah kondisi pandemic Covid-19 yang belum berakhir.

Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik memberikan bantuan kepada korban banjir, termasuk pengusaha sarung tenun di Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Rabu (17/3/2021).

Kegiatan baksos BPC HIPMI Gresik untuk korban banjir dengan mendatangi langsung rumah warga korban banjir. Aktivitas warga yang memilih berdiam di rumah sambil menunggu air surut, tidak menyurungkan niat para pengusaha muda untuk membantu.

Ketua BPC Hipmi Gresi, Dimas Wicaksomo di wilayah Gresik selatan, banyak warga dan juga pelaku usaha yang terdampak banjir sejak beberapa hari lalu. Dampaknya, warga yang bekerja di pabrik atau pelaku UMKM dan lain sebagainya, aktivitasnya terganggu.

“Semoga kedatangan kami di Desa Dungus bisa meringankan beban korban banjir meskipun tidak terlalu banyak, barang yang kita bawa, semoga bisa membantu. Kami tahu banjir ini berdampak luar biasa terutama mengganggu jalannya sektor perekonomian warga desa, baik yang bekerja menjadi buruh pabrik maupun pelaku umkm yang ada di Desa, semoga banjir ini segera selesai dan masyarakat bisa beraktifitas kembali seperti biasanya,” kata pria yang kerap disapa Samid ini.

Baca juga: Nasib Sechah Sagran Cerai dari Raul Lemos yang Nikahi KD, Kini Suaminya Bule Tampan, Makin Modis

Baca juga: Minta Maaf Khusus Teddy ke Keluarga Sule, Polemik Harta Lina Diakhiri? Ayah Bintang Ketemu Iky Lagi

Baca juga: Wabup Gresik Minta Ada Pengendalian Kehamilan yang Efektif

Salah satu pengrajin tenun tradisional tidak bisa beraktivitas, rumahnya tergenang air. Sekretaris BPC Hipmi Gresik, Nur Rahmat Yani atau Yayan pun sempat berbincang bincang sembari berdiskusi terkait nasib pengrajin tenun tradisional.

“Kami jugta memberikan bantuan kepada pengrajin tenun yang juga rumahnya terdampak banjir.. Karena BPC Hipmi Gresik memang saat ini sedang fokus untuk kegiatan meningkatkan ekonomi Kreatif dan sektor UMKM yang ada di seluruh wilayah kabupaten Gresik,” terangnya kepada TribunJatim.com.

Pada banjir hari keempat ini, sedikitnya ratusan rumah di Kecamatan Cerme terendam banjir. Sebanyak 16 desa masih terendam dengan ketinggian air mulai dari 10 sentimeter sampai 90 sentimeter yang berada di Desa Guranganyar.

Kecamatan Kedamean juga masih terendam banjir. Sedangkan di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng berangsur surut.

Berita tentang Kecamatan Cerme

Berita tentang Kabupaten Gresik

Berita tentang HIPMI

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved