Breaking News:

Tertangkap Komplotan Pemeras Ngaku-ngaku Polisi, Beraksi 7 Kali di Tulungagung dan 2 Kali di Kediri

Polres Tulungagung tangkap komplotan pemerasan yang ngaku-ngaku jadi polisi. Sudah beraksi 7 kali di Tulungagung dan 2 kali di Kediri.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tiga tersangka komplotan pemerasan yang ngaku-ngaku polisi sebelum dimasukkan ruang tahanan Mapolres Tulungagung. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tim Khusus Macan Agung Satrekrim Polres Tulungagung menangkap tiga tersangka dalam  satu komplotan pemerasan.

Komplotan tersebut melakukanpemerasan dengan modus ngaku-ngaku sebagai polisi.

Untuk menjerat mangsanya, kawanan ini memanfaatkan seorang perempuan yang mengunggah status “Open BO” di media sosial.

Baca juga: Nasib Sechah Sagran Cerai dari Raul Lemos yang Nikahi KD, Kini Suaminya Bule Tampan, Makin Modis

Baca juga: Kongres ke-XXXI HMI di Surabaya Resmi Dibuka, Akbar Tandjung: Perbedaan Itu Normal, Konflik Jangan

Saat korban akan berkencan dengan umpan, tiga tersangka menggerebek kamar dan mengintimidasi korban.

Komplotan mengaku sebagai polisi, lalu menawarkan uang damai agar perkaranya tidak diteruskan.

Tiga tersangkaa anggota komplotan itu adalah Adi Indra Guna (35) warga  Perum Delta Kuto Anyar Kecamatan Tulungagung, Dany Setiawan (36) warga Desa/Kecamatan Kedungwaru dan Sujianto (44) alias Jliteng warga Dusun Dwiwibowo  Desa/Kecamatan Kedungwaru.

Dalam penyidikan, polisi mengungkap serangkaian pemerasan yang dilakukan kawanan ini.

“Ada uang Rp 3.100.000 di tangan DS (Dany) ternyata bukan dari korban yang melapor. Itu uang dari sejumlah TKP,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved