Breaking News:

Stadion G10N Dipakai Persiapan Porprov, Pemkot Tawarkan Persebaya Pakai 30 Lapangan Lain se-Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya tetap belum mengizinkan Stadion Gelora 10 November (G10N) dijadikan lapangan latihan bagi tim Persebaya Surabaya. Pemkot

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surabaya M. Afghani Wardhana memberikan penjelasan di hadapan jurnalis. 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tetap belum mengizinkan Stadion Gelora 10 November (G10N) dijadikan lapangan latihan bagi tim Persebaya Surabaya. Pemkot lantas memberikan alternatif sejumlah lapangan lainnya yang bisa digunakan sebagai lokasi latihan tim berjuluk Green Force ini.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surabaya M. Afghani Wardhana menjelaskan, bahwa pada dasarnya pihaknya tak mempermasalahkan penggunaan G10N oleh pihak manapun. Hal ini mengacu pada Perda Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 13 Tahun 2010 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

"Terkait pemakaian sarana olahraga yang masuk dalam Perda Retribusi,sebenarnya bisa dilakukan. Artinya, seluruh warga bisa menggunakan," kata Afghan di Surabaya, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Viral Jembatan Seharga Rp 200 Juta di Gresik, Kades Buka Suara: Ditambah Paku Bumi

Namun, Afghan menjelaskan bahwa peminjaman tersebut bisa dilakukan apabila stadion ini tidak sedang digunakan oleh Pemkot. Sedangkan dalam waktu dekat, Afghan menyebut ada dua agenda Pemkot yang akan dilaksanakan di G10N Tambaksari.

Pertama adalah pemusatan latihan cabang (Puslatcab) jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Vll pada 2022 di stadion tersebut. "Termasuk, di dalamnya cabang olahraga sepakbola," katanya.

"Artinya, pemerintah kota juga memiliki keperluan di Stadion Tambaksari. Kami bersama KONI, dan sejumlah cabang olahraga lain juga akan menggunakan stadion ini untuk beberapa bulan ke depan," katanya.

Kedua, Pemerintah Kota Surabaya juga sedang menyiapkan Pusat Pendidikan dan Pelatihan sepakbola. Tujuannya, melahirkan pemain-pemain berkualitas asli Surabaya yang bukan hanya akan disalurkan kepada Persebaya namun juga untuk Timnas, juga ajang kompetisi yang membawa nama Kota Surabaya (misalnya Porprov).

Pusat pelatihan ini akan diisi para mantan pemain Persebaya sebagai mentor. Di antaranya, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf.

"Mereka akan berbagai ilmu dengan anak-anak Surabaya. Sehingga, muncul bibit-bibit baru," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved