Breaking News:

Askot PSSI Surabaya Akui Tidak Tahu Soal Akademi Sepak Bola Surabaya

Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surabaya akui tidak tahu menahu soal langkah Pemkot Surabaya dalam pembentukan Akademi Sepak bola Surabaya (ASS).

Penulis: Khairul Amin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Momen Persebaya All Star uji Coba Rumput Stadion Gelora 10 November, Sabtu (12/19/2020). 

Reporter: Khairul Amin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surabaya akui tidak tahu soal langkah Pemkot Surabaya dalam pembentukan Akademi Sepak bola Surabaya (ASS).

Pembentukan akademi ini, terungkap dari surat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya pada Kamis (18/3/2021) saat menjawab surat permohonan dari Persebaya Surabaya

Persebaya mengirimkan surat permohonan ke Pemkot Surabaya agar bisa berlatih di Stadion Gelora 10 November (G10N).

“Saya baru dengar. Kami tidak tahu dan tidak pernah diberitahu,” kata Mauritz Bernhard Pangkey, ketua Askot PSSI Surabaya, Jumat (19/3/2021).

Sebagai kepanjangantangan PSSI di Surabaya, Mauritz Bernhard Pangkey tidak bisa berkomentar banyak.

"Mau komentar apa. Kami kan gak diajak ngomong. Silakan saja. Mereka yang punya uang,” tambahnya.

Karena itu, sosok akrab disapa Champ itu menyebut, keberlangsungkan ASS nanti tidak bisa dikaitkan dengan PSSI. 

Misalnya, ASS akan diterjunkan di kompetisi kelompok umur mewakili PSSI Surabaya.

“Tidak bisa begitu. Kami sudah punya program dan jenjang tersendiri. Dan, ASS ini memang bukan program kami," tegas Champ.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved