Breaking News:

Berita Bondowoso

Harga Cabai Rawit di Bondowoso Meroket Rp 100 Ribu Per Kilo, Begini Langkah Penanganan Diskoperindag

Produksi minim lantaran musim hujan, harga cabai rawit di Bondowoso menyentuh Rp 100 ribu per kilogram. Begini solusi dari Diskoperindag.

TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS
Ilustrasi harga cabai rawit. 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Harga cabai rawit di Bondowoso akhir-akhir ini meroket Rp 100 ribu per kilogram.

Tingginya harga cabai rawit, disebabkan karena faktor cuaca.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Bondowoso, Totok Haryanto mengatakan produksi cabai di musim hujan berkurang sehingga membuat harga meroket.

Baca juga: Curhat Krisdayanti Saksikan Aurel Basuh Kaki Ashanty, Air Mata Istri Anang Dikomentari, Anak Saya

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan 3 Nama Jalan di Tuban: 2 dari Nama Tokoh NU, Satu Nama Musisi Koes Plus

Di tambah lagi, cabai yang dihasilkan dari Bondowoso juga dikirim ke luar kota.

Dampaknya Ketersediaan cabai makin minim. Padahal, Bondowoso bukan termasuk daerah lumbung cabai.

"Tetapi yang pasti faktor cuaca sangat mempengaruhi produksi lombok. Itu hukum alam. Proses pemetikan cabai di petani jadi terganggu," katanya, Sabtu, (20/3/2021).

Baca juga: Tahan Tangis, Ashanty Ingin Raul Lemos Datang di Nikahan Aurel, Istri Anang Kuak Ketakutan: Bersalah

Baca juga: Gojek Hadirkan Gerakan #PesanDariRumah, Dukung Masyarakat Produktif Selakigus Tekan Covid-19

Berdasar hasil monitoring Diskoperindag, per 19 Maret 2021, harga cabai rawit di kota Bondowoso berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu per KG. Normalnya, harga cabai rawit sekitar Rp 30 ribu-Rp 40 ribu per KG.

"Sedangkan cabai merah besar berkisar antara Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu per KG," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved