Viral Meme Tulisan di Jembatan Kedungkandang, Kajari Kota Malang: Guyonan Harus Ada Batasannya

Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa tanggapi meme coretan di tembok Jembatan Kedungkandang: guyonan ada batasannya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
Tangkapan layar malangraya_info
Salah satu foto Kajari Kota Malang saat melakukan grafiti yang dibuat meme oleh netizen. 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tembok Jembatan Kedungkandang, Kota Malang yang baru diresmikan sebagai CSR Grafiti beberapa waktu lalu, menjadi bahan lelucon oleh para netizen.

Di saat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang secara simbolis menorehkan karyanya di tembok tersebut, justru menjadi bahan meme editan oleh warganet.

Yang paling disoroti adalah foto Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Andi Darmawangsa yang terlihat menorehkan tulisan di tembok tersebut: Orang Hebat Tidak Korupsi.

Baca juga: Tahan Tangis, Ashanty Ingin Raul Lemos Datang di Nikahan Aurel, Istri Anang Kuak Ketakutan: Bersalah

Baca juga: Curhat Krisdayanti Saksikan Aurel Basuh Kaki Ashanty, Air Mata Istri Anang Dikomentari, Anak Saya

Dari foto tersebut, tulisan grafiti Andi Darmawangsa diganti oleh para warganet.

Mulai dari tulisan guyonan, serius, hingga yang menempelkan gambar sedikit porno ataupun mengkritik.

Menanggapi hal tersebut, Kajari Andi Darmawangsa mengaku tidak terlalu paham dengan apa yang dituliskan oleh warganet.

Namun dengan bantuan pihak-pihak  yang bisa mengartikan, ia pun paham jika tulisan meme yang tersebar itu hanyalah guyonan semata.

"Saya itu tidak paham bahasa Jawa ya, saya tidak tahu betul. Yang jelas kalau saya lihat, itu hanya gurauan bahasa gaul," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: 4 Arti Mimpi tentang Kehamilan, Pertanda Kehidupan Pernikahan Tidak Bahagia hingga Segera Punya Bayi

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Minggu, 21 Maret 2021: Gemini Mungkin Merasa Kesepian, Pisces Tetaplah Berharap

Ia menjelaskan, bila dirinya menemukan ada meme yang di posting oleh akun-akun media sosial dengan maksud yang tidak bagus, dirinya pun siap melaporkan akun tersebut.

"Kalau seandainya ada kalimat-kalimat yang kurang bagus, ya saya lapor itu. Kita lihat perkembangannya," tambahnya.

Untuk sementara ini, dirinya masih akan melakukan konsultasi dengan Wali Kota Malang perihal meme tersebut.

"Saya mau konsultasi ke Pak Wali. Kalau ada unsur tindak pidana, ya kami laporkan," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, guyonan pun harus ada batasnya.

Kalau guyonan tersebut mengarah ke hal negatif dan bisa merugikan dirinya, dirinya bakal melaporkan terkait UU ITE kepada Polresta Malang Kota.

"Kami masih akan melihat-lihat lagi meme-meme yang viral itu, karena banyak sekali jumlahnya. Kalau ada hal porno atau negatif, kami akan ambil sikap dan melaporkan postingan yang mengandung pelanggaran UU ITE ke Polresta Malang Kota," jelasnya.

Hal itu dimaksudkan, agar para pembuat meme tersebut tak serta merta menggunakan dirinya sebagai bahan guyonan yang tak pantas.

"Selain itu supaya jadi pembelajaran bagi mereka (pembuat meme)," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved