Breaking News:

Berita Surabaya

Ada 'Salju' di Sungai Tambak Wedi, Bahaya, Bisa Timbulkan Pencemaran Mikroplastik di Selat Madura

Ecoton Foundation temukan salju di Sungai Tambak Wedi Surabaya. Bahaya. Bisa menimbulkan pencemaran partikel mikroplastik di Selat Madura.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
SALJU - Tim peneliti Ecoto menemukan busa mengapung seperti salju di Jembatan Sukolilo Baru, Surabaya, Minggu (21/3/2021). 

Reporter: Sugiyono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim peneliti dari Ecological Observation & Wetlands Conservation ( Ecoton Foundation ), Desa/Kecamatan Wringinanom, Gresik, menemukan gunungan busa menyerupai salju di Sungai Tambak Wedi Surabaya, Minggu (21/3/2021). 

Busa tersebut dikawatirkan mengakibatkan tingginya kadar Phospat dan Total Dissolved Solid (TDS).

Akibatnya, bisa menimbulkan pencemaran partikel mikroplastik di perairan dan biota di Perairan Sungai Tambak Wedi dan Selat Madura,

Baca juga: Tragedi Kurir Barang Syok Ada Darah Keluar Kulkas, Terkuak Kekejian Pengirim: Tinggal bareng 8 Hari

Baca juga: Cuma Demi Benda di Tangan, Uang Miliaran Aurel Hermansyah Melayang? Dekorator Takut Sebut Nominal

Dalam penelitian Ecoton bersama Komunitas Tolak Plastik (KTP) Sekali Pakai dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Mupalas), pekan kemarin, ditemukan  dalam 100 liter air Sungai Tambak wedi Utara Surabaya ditemukan 20 partikel mikroplastik

"Air Sungai Tambak Wedi terkontaminasi mikroplastik jenis fiber, jumlahnya 20 partikel dalam 100 liter air sample,” kata Cici Eka Rahayu, anggota KTP, saat di Laboratorium Ecoton. 

Lebih lanjut Cici mengatakan, alat yang digunakan meelihat mikroplastik yaitu mikroskop binokuler dengan pembesaran 40-100 kali. Hasilnya, ditemukan partikel mikroplastik jenis fiber sebesar 20 micrometer (20 micron). 

Baca juga: Cek Hasil Undian Tabungan Siklus Bank Jatim, Inilah Nama Pemenang Mobil Expander dan 4 Motor Vario

Baca juga: Maling Kotak Amal Beraksi di Masjid Al Mubarokah Kota Malang, Tertangkap CCTV: Pelaku Memakai Kopyah

"Jenis mikroplastik fiber bersumber dari serpihan tekstil dari pakaian yang umumnya terbuat dari polyester (plastik)," imbuhnya. 

Sementara, peneliti Mikroplastik Ecoton, Eka Chlara Budiarti, mengatakan, mikroplastik jenis fiber selalu mendominasi temuan partikel mikroplastik di perairan.  Hal ini karena limbah cair rumah tangga  dari pemukiman tidak memiliki sistem pengolahan. 

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved