Breaking News:

DLH Kabupaten Nganjuk Ikutkan Lima Sekolah Dalam Adiwiyata Provinsi Jatim

Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Nganjuk ajukan lima sekolah calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) tahun 2021.

dokumen pribadi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro. 

Reporter : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Nganjuk ajukan lima sekolah calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) tahun 2021.

Kelima sekolah tersebut yakni Sekolah Dasar Negeri 1 Jatirejo, SDN 3 Payaman, SDN 2 Ploso, SDN Paron, dan SMPN 1 Gondang.

Kepala Dinas LH Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro mengatakan, Adiwiyata untuk tahun ini tidak sekedar ajang penilaian lomba semata. Namun sebagai upaya menumbuh kembangkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan oleh siswa sekolah dan masyarakat di sekitar sekolah. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 52 tahun 2019.

"Kalau perilaku sudah terbentuk maka sampai kapanpun akan dipertahankan. Itulah tujuan sebenarnya dari lomba Adiwiyata tahun 2021 ini," kata Tri Wahju Kuntjoro dalam rakor persiapan verifikasi lapangan (verlap) CSAP 2021, kemarin.

Dijelaskan Tri Wahju Kuntjoro, ada tiga aspek yang disebut Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) untuk mengukur kualitas lingkungan. Yakni indeks kualitas udara, indeks kualitas air, dan tutupan lahan.

Baca juga: Viral Video Hoaks Dugaan Suap Jaksa AF yang Mengaitkan Kasus Habib Rizieq, Simak Faktanya

Baca juga: Mulan Jameela Tersisih? Mendelik Lihat Dhani Panggil Maia di Lamaran Aurel, Istri Irwan: Jadi Konten

Baca juga: Wakil Bupati Gresik, Hj Aminatun Habibah Melakukan Vaksin Kedua di SMA Assadah Bungah

"Ketiganya merupakan gambaran awal yang memberi kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu. Sekolah juga dapat mengetahui dan mencermati akar masalah lingkungan sekolahnya dengan melihat ketiga indeks itu," ucap Tri Wahju Kuntjoro.

Dalam pelaksanaan lomba Adiwiyata nanti, menurut Tri Wahju Kuntjoro, penghargaan Adiwiyata harus bisa membuat sekolah mewujudkan gerakan perilaku berdaya lingkungan. Baik dari siswa, wali murid, guru termasuk lingkungan sekitar yang harus peduli terhadap gerakan perilaku berdaya lingkungan tersebut.

Setidaknya, tambah Tri Wahju Kuntjoro, untuk mengikuti Adiwiyata itu disetiap Sekolah setidaknya pada radius 50 meter di lingkungan sekitar sekolah harus bersih dan terjaga. Untuk itu, peran kepala desa, lurah, dan kecamatan turut mendukung menggerakkan partisipasi masyarakat.

"Dan kami berharap penilaian Adiwiyata Sekolah di Kabupaten nanti berjalan lancar serta sukses. Semoga di Nganjuk jumlah sekolah Adiwiyata semakin bertambah. Dengan harapan perilaku berdaya lingkungan juga semakin meluas," tutur Tri Wahju Kuntjoro. kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Nganjuk

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved