Breaking News:

Banjir Surut, Wabup Gresik Bu Min Bagikan Ribuan Sembako Kepada Korban Banjir

Banjir luapan Kali Lamong yang merendam ribuan rumah warga berangsur surut. Pemkab Gresik terus membagikan ribuan paket sembako kepada warga terdampak

TribunJatim.com/ Willy Abraham
Wabup Gresik bagikan bantuan untuk korban banjir 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Banjir luapan Kali Lamong yang merendam ribuan rumah warga berangsur surut. Pemkab Gresik terus membagikan ribuan paket sembako kepada warga terdampak banjir.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Tarso Sagito mendatangi warga. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, perwakilan warga secara simbolis menerima bantuan berupa sembako di balai desa.

Dua desa yang dikunjungi adalah Desa Iker-iker Geger di Kecamatan Cerme dan Desa Bulurejo di Kecamatan Benjeng. Dua desa tersebut menjadi langganan banjir luapan Kali Lamong.

Baca juga: Kongres PMII dan HMI Molor, Keponakan Mahfud MD: Biasalah Mahasiswa

"Paket bantuan kepada korban banjir di dua desa. Rinciannya, sebanyak 350 paket sembako untuk Desa Iker-iker. Sedangkan untuk Desa Bulurejo sebanyak 1.052 paket sembako," ucap Bu Min, Senin (22/3/2021).

Paket sembako itu, disambut positif warga, membantu meringankan beban korban banjir. Selain menerima bantuan, mereka juga bisa bertemu dengan Wakil Bupati perempuan pertama tersebut.

Terutama soal penanganan banjir yang sudah terjadi lebih dari satu kali di tahun ini.

"Saat ini kami tengah berupaya untuk membebaskan lahan di sekitar Kali Lamong. Upaya itu demi melakukan normalisasi sehingga warga Gresik bisa terbebas dari banjir tahunan akibat meluapnya Kali Lamong," terangnya.

Rencananya pada awal April, penanganan banjir Kali Lamong mulai dikerjakan. Meski baru satu bulan dilantik, Gus Yani dan Bu Min langsung tancap gas. Menyiapkan penanganan jangka panjang dan pendek.

Dalam jangka panjang, menyiapkan pembebasan lahan. Untuk program jangka pendek, Bupati menunggu Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Pemerintah Daerah dengan Balai Besar  Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Dalam MoU ini ada pemberian kewenangan untuk menormalisasi sedimentasi Kali Lamong. Rencananya, Pemkab akan menerjunkan alat berat untuk menormalisasi sungai Kali Lamong yang memiliki panjang 58 kilometer.

Kali Lamong melintasi enam kecamatan. Yakni Kecamatan Balongpanggang,  Benjeng, Kedamean, Menganti, Cerme, dan Kebomas. (wil)
 

Kumpulan berita Gresik terkini

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved