Breaking News:

Tindak Aksi Balap Liar di Sampang, Polisi Tahan Kendaraan Hingga Tiga Bulan

Satlantas Polres Sampang, Madura terapkan sanksi tegas terhadap sejumlah pelaku trek-trekan yang kendaraannya diamankan pada akhir pekan kemarin.

surya/hanggara
Pelaku balapan liar saat melarikan diri ke area persawahan di Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. 

Reporter: Hanggara Pratama I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Satlantas Polres Sampang, Madura terapkan sanksi tegas terhadap sejumlah pelaku balap liar yang kendaraannya diamankan pada akhir pekan kemarin.

Sanksi tersebut berupa tidak mengembalikan kendaraan milik pelaku balap liar selama tiga bulan guna memberikan efek jera.

Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal mengatakan, bahwa ada 10 kendaraan milik pelaku trek-trekan yang tertangkap basah di jalan raya Desa Astapah, Kecamatan Omben, Sampang kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi kendaraan semuanya lengkap dengan surat-suratnya.

Akan tetapi kondisi fisiknya sudah dimodifikasi oleh pemiliknya, terutama pada bagian kenalpot.

"Untuk surat-suratnya lengkap, tapi knalpotnya diubah knalpot brong," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (22/3/2021).

Mengetahui hal itu, dirinya enggan mengeluarkan atau mengembalikan sejumlah kendaraan tersebut, mengingat kondisi kendaraan yang sudah tidak standart.

Terlebih kesalahan para pemilik yang menggelar aksi balap liar sehingga dapat membahayakan nyawa pengendara lain.

"Untuk sanksinya, selain kami memberikan tilang, kendaraan tidak akan dikeluarkan sebelum tiga bulan," tegas AKP Ayip Rizal.

Untuk diketahui, dalam upaya mengamankan kendaraan milik para pelaku balap liar itu berjalan dengan dramatis.

Sebab, pihak kepolisian menggrebek tanpa sepengetahuan para pelaku trek-trekan dengan menggunakan baju preman.

Sehingga, para pelaku balap liar berhamburan untuk melarikan diri dari hadangan polisi, bahkan hingga melarikan diri ke area persawahan.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved