Breaking News:

Bupati Gresik Bersama BBWS Bengawan Solo Bakal Bahas Penanganan Kali Lamong

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani benar-benar tancap gas menindaklanjuti penanganan Kali Lamong yang menyebabkan bencana banjir setiap tahunnya

TribunJatim.com/ Willy Abraham
Bupati Gresik saat temui korban banjir 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani benar-benar tancap gas menindaklanjuti penanganan Kali Lamong yang menyebabkan bencana banjir setiap tahunnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini akan bertemu dengan Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di kantor Bupati Gresik, Selasa (23/3/2021).

Pertemuan tersebut menindaklanjuti pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Lamong. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bappeda dan Dinas Pertanahan turut hadir dalam pertemuan tersebut.

“Iya, bersama BBWS terkait Kali Lamong,” ucap Kepala Dinas PUTR Gresik, Gunawan Setiaji, Selasa (22/3/2021).

Penanganan banjir Kali Lamong merupakan salah satu program 99 hari kerja Nawa Karsa.

Sebelumnya, pada Senin (15/3/2021) sore, Bupati milenial ini langsung meninjau lokasi banjir sembari menyalurkan bantuan. Menurutnya, ada penanganan jangkan panjang dan jangka pendek dalam mengatasi banjir Kali Lamong yang terjadi setiap tahun.

 “Untuk jangka panjang kami telah menyiapkan pembebasan jangka panjang. Tahun ini kami awali progres pembebasan lahan. Anggarannya telah digedok oleh DPRD sebesar 50 miliar. Penentuan lokasinya sudah disiapkan, di mana apabila sudah ada yang siap akan segera dibebaskan," ucapnya, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Kongres Ke XXXI HMI di Surabaya Berjalan Alot, Panitia Ungkap Faktor Penyebab

Sedangkan, program jangka pendek, Gus Yani mengaku menunggu Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Pemerintah Daerah dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Dalam Mou ini ada pemberian kewenangan untuk menormalisasi sedimentasi Kali Lamong.
“Kami butuh MoU ini agar tidak disalahkan di kemudian hari. Setelah ada MoU kami tandatangani, kami akan mengerahkan alat berat untuk segera menormalisasi Kali Lamong," terangnya. 

Penyaluran bantuan itu terus berlangsung, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah turut membantu menyalurkan ribuan paket sembako di dua desa. Yaitu, Desa Iker-iker geger Kecamatan Cerme dan desa Bulurejo Kecamatan Benjeng. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved