Breaking News:

Kapolresta Malang Kota Resmikan Kampung Tangguh Semeru Ke-100

Polresta Malang Kota meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) ke 100, Selasa (23/3/2021) siang.

tribunjatim/kukuh
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat memberikan bantuan sembako, sebagai tanda diresmikannya RW 07, Kelurahan Purwantoro menjadi Kampung Tangguh Semeru Ke 100. 

Reporter : Kukuh Kurniawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) ke 100, Selasa (23/3/2021) siang.

KTS ke-100 yang diresmikan tersebut, terletak di RW 07, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kegiatan peresmian tersebut, langsung dihadiri oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan kegiatan peresmian KTS ke 100 tersebut.

"Alhamdulillah pada hari ini, kami telah meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) Ke 100. Sebelum PPKM Mikro, di Kota Malang terdapat 85 KTS. Dan selama PPKM Mikro berjalan, kami telah melakukan penambahan sebanyak 15 KTS. Sehingga saat ini total jumlah KTS di Kota Malang berjumlah 100," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya selalu rutin mengecek dan memperhatikan kondisi KTS yang ada di Kota Malang.

"100 KTS yang ada di Kota Malang ini  semuanya berjalan, dan kami akan kawal terus. Ke depan, jumlah KTS di Kota Malang akan kami tambah jumlahnya," terangnya.

Dirinya juga mengapresiasi pihak pengurus KTS, yang terus memperbarui dan menambah fasilitasnya.

"Saya melihat semakin ke belakang, fasilitas KTS sudah semakin lengkap. Tidak hanya lumbung pangan saja, melainkan juga punya tempat isolasi. Seperti KTS di RW 07, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing ini. Selain tempat isolasinya memiliki empat bed, mereka juga mempunyai UMKM yang dikelola oleh warga sekitar," bebernya.

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini mengungkapkan peran KTS sangatlah besar. Khususnya dalam menekan penyebaran Covid 19 di Kota Malang.

"Dengan kehadiran KTS, sangat menekan penyebaran Covid 19. Kami melihat, mereka (pengurus KTS) bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Puskesmas, setiap hari menjemput pasien isolasi mandiri (isoman) untuk diantar ke Rumah Isolasi Jalan Kawi dan Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard. Kalau dulu diawal bisa mengantar antara 10 hingga 12 orang yang isoman, sekarang tiga atau empat pasien saja. Karena memang kasus aktif Covid-19 sudah menurun," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menambahkan, bahwa pihaknya bersama Forkopimda akan menggelar perlombaan antar KTS di Kota Malang.

Perlombaan tersebut digelar, untuk memacu masyarakat yang baru membentuk KTS agar dapat memaksimalkan komponen yang ada. Dan menjadikan KTS berdampak positif bagi masyarakat setempat.

"Untuk KTS Glintung, mungkin kami tidak akan lombakan lagi karena levelnya sudah nasional. Kami berikan kesempatan bagi KTS yang baru muncul, untuk kami lombakan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved