Breaking News:

Pemkab Trenggalek Dorong Tumbuhnya Wirausahawan Sektor Perikanan

Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendorong munculnya para wirausahawan di sektor perikanan. Dorongan itu salah satunya melalui pelatihan kewirausahaan

Surya/Aflahul Abidin
Pelatihan calon wirausahawan di bidang perikanan di Kabupaten Trenggalek. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendorong munculnya para wirausahawan di sektor perikanan.

Dorongan itu salah satunya melalui pelatihan kewirausahaan yang digelar 22-24 Maret 2021.

Sebanyak 100 orang yang mayoritas adalah perempuan dilatih dasar-dasar usaha bidang perikanan yang bisa dimanfaatkan oleh warga Trenggalek.

“Pelatihan untuk peserta ini tidak berhenti pada pemberian materi bimbingan teknis tiga hari ini saja. Tapi mereka nanti juga akan mendapatkan pendampingan dari buddy dan co-buddy,” kata Emmy Surya dari Femalepreneur Indonesia, Selasa (23/3/2021).

Pemkab Trenggalek menggandeng lembaga yang aktif dalam dunia pembelajaran kewirausahaan dan pengembangan diri perempuan itu untuk program 5 ribu wirausahawan baru sepanjang 2021.

Rencananya, pendampingan bagi para wirausahawan itu akan dilaksanakan dalam tempo 3 bulan ke depan.

Dorongan agar meningkatnya jumlah wirausahawan sektor perikanan bukan tanpa alasan. Berada di wilayah pesisir selatan, Kabupaten Trenggalek punya potensi ikan laut yang tinggi dibanding daerah lain yang tak memiliki pantai.

Baca juga: Sosok Herman Ustaz Gondrong yang Gandakan Uang Jadi Tersangka, Video Viral Direkam Istri: Trik Sulap

Baca juga: Empat Perahu Nelayan Puger Hancur Diterjang Ombak Pantai Puger

Baca juga: Kecolongan Ada Oknum Aremania Datangi Stadion Manahan Solo, Arema FC Minta Maaf

Selain itu, berdasarkan catatan Pemkab Trenggalek, sektor perikanan menyumbang 10 persen dari total pendapatan daerah tiap tahun.
Tak hanya dari sektor perikanan tangkap, nilai itu juga disumbang oleh perikanan budidaya.

“Maka, ini harus dikelola dengan baik dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia),” kata Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Trenggalek Ramelan.

Dengan melatih mereka yang punya minat dalam beriwausaha di dunia perikanan, Ramelan berharap pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan akan semakin berkembang.

“Mengapa yang dilatih mayoritas perempuan, karena mereka sebenarnya bisa punya peran yang belum dikembangkan. Misalnya, mereka bisa dapat ilmu untuk memasarkan hasil tangkapan suami mereka, yang suaminya nelayan atau pembudidaya,” tutur dia.

Sementara bagi perempuan yang keluarganya bukan bekerja di dunia perikanan, kata Ramelan, tetap bisa menjaring potensi usaha dari pembudidayaan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

“Pandemi ini juga berefek pada pergeseran ekonomi. Dari konvensional ke digital. Potensi ini juga bisa dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran untuk hasil olahan ikan di Trenggalek,” sambungnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Pemkab Trenggalek

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved