Breaking News:

Anak Bunuh Ayah Kandung di Malang

Diam Seribu Bahasa Anak Bunuh Ayah Kandung Masuki Tahanan Polres Malang, Pelaku Alami Gangguan Jiwa?

Polres Malang merilis pelaku kasus pembunuhan petani asal Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM/ERWIN WICAKCONO
TKP penemuan mayat di sebuah rumah, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (23/3/2021). 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang merilis pelaku kasus pembunuhan petani asal Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Adi Pratama (25), anak kandung korban ditetapkan sebagai tersangka. 

Terkait prahara anak bunuh ayah kandung ini, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menyatakan kondisi kejiwaan pelaku diduga mengalami gangguan.

Baca juga: Sakit Hati Nagita Lihat Perlakuan Billy ke Rafathar, Raffi Tegas, Buntut Konten Video Tanpa Sensor

Baca juga: Terungkap Tujuan Khusus Soeharto Selalu Cari Kopassus Berkaki Satu, Bertempur Habis-habisan di Papua

“Karena sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit jiwa yang ada di Kecamatan Lawang,” jelas Hendri.

Setelah diamankan di Polres Malang, selanjutnya pelaku akan dibawa menuju RSJ Lawang untuk mengetahui kondisi psikologis dan kejiwaan pelaku.

“Sementara akan kami tempatkan di RSJ Lawang sampai mengetahui status jelasnya. Kalau memang ditemukan gangguan kejiwaan akan kita proses sesuai aturan yang berlaku untuk kasus orang-orang dengan gangguan kejiwaan,” papar Hendri.

Adi Pratama (25) tega menganiaya ayah kandungnya secara sadis hingga tewas, diamankan Polres Malang.
Adi Pratama (25) tega menganiaya ayah kandungnya secara sadis hingga tewas, diamankan Polres Malang. (SURYAMALANG.COM/ERWIN WICAKCONO)

Baca juga: Ramalan Zodiak Jumat, 26 Maret 2021: Taurus Kelelahan secara Mental, Libra Hati-hati dalam Memilih

Baca juga: Siapa Merlyn Sopjan? Berani Tuding Anang dan Aurel Terzolimi Melulu, Sosok Penting di Malang

Diberitakan sebelumnya, pelaku kasus anak bunuh ayah kandung menyebutkan beberapa alasan.

Pertama, pelaku tak kuasa menahan emosi karena tidak diberi uang Rp 3 juta oleh ayah kandungnya.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved