Ngaji Gus Baha

Gus Baha Rela Duduk di Emperan Menunggu Kiai di Ponpes Lirboyo Kediri

KH Ahmad Bahauddin Nur Salim atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Baha, sejak kecil sudah mendapat ilmu dan hafalan Al Quran dari ayahnya

Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha ketika hendak sowan (bertamu) ke ndalem (rumah) Buya KH. Abdullah Kafabihi Mahrus duduk di emperan Mushola di Ponpes Lirboyo Kota Kediri 

"Posisi apapun sama sekali bukan tujuan. Tidak menjadi apapun juga tidak masalah. Tidak kenal orang juga tidak masalah. Tidak di akui keberadaannya juga tidak masalah. Tidak dihormati juga tidak masalah. Justru bisa bersembunyi dari perhatian banyak orang malah lebih leluasa dan santai."

"Mendapatkan penghormatan bukan berarti kesuksesan. Menghormati belum tentu karena betul-betul memiliki rasa hormat. Bisa aja orang yang menghormati kita karena takut, karena diharuskan, karena mereka bekerja untuk kita, mereka butuh sama kita atau supaya terlihat pantas saja."

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved