Breaking News:

Anggota Polresta Malang Kota yang Salah Tangkap Kolonel TNI Ditahan Selama 14 Hari

Sebanyak 4 orang yang berasal dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Malang Kota diberikan sanksi tegas oleh Propam Polresta Malang Kota

Istimewa/TribunJatim.com
Video permintaan maaf anggota Polresta Malang Kota karena salah tangkap kolonel TNI 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 4 orang yang berasal dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Malang Kota diberikan sanksi tegas oleh Propam Polresta Malang Kota.

Pasalnya 4 anggota polisi itu, telah melakukan penangkapan salah sasaran di sebuah hotel di Kota Malang pada Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 04.30 WIB. Dimana sasaran yang keliru ditangkap itu, ternyata seorang anggota TNI AD yaitu Kolonel Chb I Wayan Sudarsana.

"Yang jelas mereka telah menyalahi prosedur. Propam Polresta Malang Kota telah memberikan sanksi penahanan. Sesuai dengan prosedur, mereka dilakukan penahanan selama 14 hari," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada TribunJatim.com, Jumat (26/3/2021).

Dirinya juga meminta kepada setiap anggota kepolisian di wilayah Polda Jawa Timur, untuk selalu mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Supaya jangan sampai kejadian salah sasaran ini terulang kembali.

Baca juga: Soal Anggota Polresta Malang Kota Salah Tangkap Kolonel TNI, Polda Jatim Sebut Ditangani Propam

"Kami mengharapkan kepada anggota yang di lapangan itu taat dengan SOP, terutama dalam mengembangkan satu kasus. Jadi informasi yang diterima oleh petugas di lapangan, harus benar-benar digali," jelasnya.

Dirinya pun juga mengungkapkan, agar setiap anggota kepolisian tidak mudah percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka.

"Harus didalami dengan baik. Sehingga tidak mudah percaya dengan informasi dari tersangka yang sudah diamankan. Hal itu perlu dilakukan, agar tidak terjadi kesalahan penggerebekan seperti ini," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menambahkan bahwa hubungan antara TNI dan Polri tetap solid. Meski terjadi insiden salah sasaran di Kota Malang, antara anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota dan seorang Kolonel TNI AD.

"Pada prinsipnya, kami TNI Polri yang ada di Jawa Timur tetap selalu solid," tandasnya.

Kumpulan berita malang terkini

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved