Breaking News:

Kronologi Penyeludupan Sabu-sabu Yang Melibatkan Ibu dan Narapidana di Lapas Mojokerto

Anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota mengembangkan penyidikan terkait kasus penyelundupan sabu-sabu melalui makanan berupa gorengan tahu isi di

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Penyelundupan narkoba pakai gorengan di Mojokerto 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota mengembangkan penyidikan terkait kasus penyelundupan sabu-sabu melalui makanan berupa gorengan tahu isi di dalam Lapas Klas-IIB Mojokerto.

Hasilnya, Polisi berhasil menangkap seorang  pemuda bernama AV alias Pipin (23 tahun) warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Tersangka AV diduga terlibat sebagai perantara dalam penyelundupan narkoba melalui makanan di dalam Lapas. Apalagi, diperkuat dia berkomunikasi melalui Handphone dengan saudara berinisial AL yang merupakan narapidana narkoba di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto.

Narapidana AL merupakan teman dari narapidana RF (22) yang merupakan tahanan narkoba di Lapas Klas-IIB Mojokerto.

Baca juga: Soal Anggota Polresta Malang Kota Salah Tangkap Kolonel TNI, Polda Jatim Sebut Ditangani Propam

Fakta terbaru dari hasil penyidikan itu bahwasanya seorang ibu bernama IF warga warga Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo tersebut belum terbukti terlibat dalam kasus penyelundupan sabu-sabu di dalam tahanan.

Dia seakan diperdaya oleh anaknya sendiri berinisial RF (22) narapidana narkoba yang kini mendekam di Lapas Mojokerto. Pasalnya, ibu IA tidak mengetahui makanan berupa gorengan tahu isi yang dititipkan oleh teman anaknya sesama narapidana itu  berisi sabu-sabu.

"Jadi status ibu IA sebagai saksi karena memang dia hanya dititipkan makanan berupa gorengan dari tersangka AV alias Pipin saat membesuk di dalam Lapas Mojokerto," ungkapnya Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi dalam keterangan Press Conference, Jumat (26/3/2021).

Deddy menjelaskan berdasarkan hasil penyidikan adapun kronologi kasus penyeludupan sabu-sabu ini berawal ketika ibu IA mendapat telepon dari anaknya narapidana RF yang meminta untuk dijenguk di Lapas. Kemudian, dia perjalanan dari Sidoarjo sudah membawa makanan nasi bungkus menjenguk anaknya menuju Lapas Mojokerto.

Sesampainya di sekitar Lapas tepatnya di Jalan Taman Siswa, dia bertemu dengan seorang perantara tersangka AV yang menitipkan makanan gorengan tahu isi tersebut. Setelah itu, ibu IA menuju Lapas dengan menenteng makanan yang dibungkus dua kresek plastik berwarna putih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved