Breaking News:

Berita Kesehatan

Mengenal Modalitas Bedah Epilepsi, National Hospital: Solusi Pengobatan Bagi yang Kebal Obat

Mengenal modalitas bedah epilepsi bareng National Hospital Surabaya. Solusi terbaik. 40 persen pasien bisa bebas dari obat.

ISTIMEWA/National Hospital Surabaya
dr Heri Subianto., SpBS (K) FINPS Spesialis Bedah Saraf Konsultan Fungsional, Epilepsi dan Bedah Epilepsi di National Hospital Surabaya. 

Reporter: Melia Luthfi Husnika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Epilepsi atau ayan merupakan kondisi di mana aktivitas sel syaraf di otak terganggu, sehingga menimbulkan kejang.

Tahukah Anda? epilepsi bisa muncul akibat faktor genetik atau cedera yang terjadi pada otak sehingga muncul trauma.

Untuk mengantisipasi terjadinya kejang di saat-saat tertentu, penderita epilepsi diharuskan mengonsumsi obat yang diresepkan dokter.

Baca juga: Dulu Gendut dan Depresi, Via Vallen Kini Pamer Bodi Kurus Pakai Tank Top, Rambutnya Dicat Blonde

Baca juga: Muzdalifah Tak Kuat Lagi? Curhat Hidup Kerap Berat, Istri Fadel Islami Bahas Bekerja: Tak Kenal Hari

Obat tersebut harus dikonsumsi secara terus-menerus supaya dampak kejang tidak terjadi.

Namun sayangnya, ada beberapa kondisi penderita epilepsi yang disebut kebal terhadap obat.

Hal ini menjadikan si penderita tetap kejang meskipun mengonsumsi berbagai macam obat-obatan.

"Ada sekitar 30 persen dari total 100 persen penderita epilepsi yang kebal terhadap obat. Kalau seperti ini akan bahaya. Sebab, konsumsi obat apapun tidak bisa mengontrol kondisi kejangnya," ungkap dr Heri Subianto., SpBS (K) FINPS Spesialis Bedah Saraf Konsultan Fungsional, Epilepsi dan Bedah Epilepsi di National Hospital Surabaya, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Atlet Penyandang Disabilitas di Jember, Harap Bisa Ikuti Event Regional 2 Bulan Mendatang

Baca juga: Persebaya Surabaya Tanpa Arif Satria Saat Hadapi Madura United, Aji Santoso Cari Alternatif

dr Heri Subianto menuturkan, ada beberapa modalitas yang bisa digunakan sebagai solusi pengobatan epilepsi selain konsumsi obat.

Halaman
123
Penulis: Melia Luthfi Husnika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved