Breaking News:

Sosialisasi Penguatan Paritrana Award-Jaminan Kehilangan Kerja, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Gelar Webinar

Sosialisasi penguatan Paritrana Award 2021 dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro menggelar webinar

TribunJatim.com/istimewa
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto saat membuka Webinar Sosialisasi Penguatan Paritrana Award 2021 dan Sosialisasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Kamis (25/3/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - BPJS Ketenagakerjaan / BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro menggelar Webinar Sosialisasi Penguatan Paritrana Award 2021 dan Sosialisasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan secara daring (dalam jaringan), Kamis (25/3/2021).

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto, mengatakan Kegiatan ini digelar secara virtual dengan dihadiri oleh 80 perusahaan dari skala besar dan menengah peserta BPJAMSOSTEK Bojonegoro.

Selain itu, hadir juga narasumber dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Rafiuddin Fathoni selaku Kasi Hubungan Industrial.

"Paritrana Award ini merupakan inisiasi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenko-PMK RI bersama BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Baca juga: Sosialisasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Sinergi dengan Disnakertrans Jatim

Baca juga: Dorong Produktivitas Kinerja Perusahaan, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Gelar Webinar K3

Setahun Masa Pandemi Covid-19, BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro Bayar Klaim Sebesar Rp 77 Miliar

Tujuannya, lanjut Dolok Yulianto,  adalah untuk memberikan apresiasi penghargaan tertinggi untuk Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota dan badan usaha yang mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik.

Dijelaskan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi setiap pekerja, supaya bila pekerja mengalami musibah kecelakaan kerja tidak bertambah sengsara.

Karena seluruh bea pengobatan dan perawatan ditanggung sepenuhnya oleh BPJamsostek, dan jika pekerja meninggal dunia ahli warisnya tak sampai jatuh miskin karena mendapatkan santunan untuk melanjutkan kehidupan.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Bojonegoro Setyoningsih mengatakan, sosialisasi ini juga dilakukan untuk memberikan edukasi dan informasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)
kepada pengusaha dan pekerja terkait PP 37 Tahun 2021 ini .

Saat ini pemerintah akan menyelenggaraan program baru yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja/buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Tentu ada persyaratan untuk pekerja yang terkena PHK untuk bisa mendapatkan JKP ini.

Ditanbahkan, ketentuannya nanti untuk skala usaha besar dan menengah wajib ikut ke dalam 4 program.

Sementara skala usaha kecil wajib ikut dalam 3 program. Nah, 2021 kita dorong untuk perusahaan melengkapi ini mendapatkan pekerjaanya Manfaat JKP.

Untuk itu, Setyoningsih berharap perusahaan dapat melengkapi pendaftaran peserta untuk keseluruhan program yakni meliputi perlindungan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JK (Jaminan Kematian), JHT (Jaminan Hari Tua), dan JP (Jaminan Pensiun).

Saat ini, dari data kepesertaan, BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro memiliki perusahaan aktif 2851 dengan 43.909 serta jumlah klaim setahun Rp 77 Miliyar dengan 8334 kasus klaim. (*)

Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved