Breaking News:

Muncikari Cantik di Malang Ditangkap Anggota Polsek Blimbing

Seorang mucikari cantik berinisial SPH alias Sela (25), warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, yang sehari- harinya tinggal

TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Muncikari cantik ditangkap di Blimbing Malang 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang muncikari cantik berinisial SPH alias Sela (25), warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, yang sehari- harinya tinggal di Jalan Glintung Gang IV Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ditangkap anggota Polsek Blimbing, Selasa (23/3/2021) pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Blimbing, Kompol Hery Widodo menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

"Saat anggota kami melakukan Operasi Pekat, kami mendapat informasi bahwa di kawasan Jalan Glintung Gang IV, ada seorang wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai mucikari . Dari info yang kami dapat, muncikari tersebut dapat menyediakan seorang wanita dengan tarif Rp 1,5 juta untuk dibawa di sebuah hotel," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (27/3/2021).

Dari informasi tersebut, anggota Polsek Blimbing memperoleh identitas tersangka. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap Sela.

Baca juga: Soal Anggota Polresta Malang Kota Salah Tangkap Kolonel TNI, Polda Jatim Sebut Ditangani Propam

Saat petugas melakukan pemeriksaan pada handphone milik tersangka, didapati adanya sebuah transaksi.

Transaksi itu menyebutkan, bahwa baru saja salah satu PSK nya disewa dan dibawa ke sebuah kamar hotel di Jalan Tenaga, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Kami pun langsung mendatangi kamar hotel tersebut. Saat kami kesana, kami mendapati seorang wanita berinisial NN (19) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Dimana saat itu NN sedang berada di dalam kamar bersama pelanggannya," jelasnya.

Akhirnya baik NN maupun pelanggannya, dijadikan saksi dalam kasus ini.

Adapun barang bukti yang dapat diamankan dari tangan NN berupa uang Rp 1,3 juta dan kondom bekas terpakai. Dari pengakuan NN, bahwa dia sudah dua kali melayani "tamu" melalui jasa tersangka.

Sedangkan dari tangan tersangka Sela, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa HP IPhone 7 yang digunakan sebagai sarana transaksi dan uang sebesar Rp 300 ribu. Atas perbuatannya itu, kini Sela masih menjalani pemeriksaan oleh petugas.

"Dari pengakuan tersangka Sela, dia sudah 16 kali mengambil keuntungan dari perbuatan cabul yang dilakukan delapan PSK nya. Untuk pasal yang kami kenakan kepada tersangka, yaitu Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara dua tahun," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved