Breaking News:

Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri BerikanPendampingan Trauma Psikologis Anak Korban Pencabulan

Dinas P2KBP3A(Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Kediri prihatin atas kasus pancabulan

surya/farid
Proses penangkapan terduga pelaku pencabulan di Ngadiluwih Kabupaten Kediri Sabtu (27/3/2021) 

Reporter : Farid Mukarrom | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dinas P2KBP3A (Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Kediri prihatin atas kasus pancabulan yang dilakukan seorang kakek di Ngadiluwih.

dr Nurwulan Andadari selaku kepala Dinas P2KBP3A mengatakan bahwa, ia cukup prihatin adanya kasus seorang kakek tega cabuli anak berkebutuhan khusus yang masih berusia 12 tahun.

"Kami sangat prihatin adanya kasus ini. Saat ini dinas P2KBP3A lebih fokus kepada pemulihan kondisi korban, utamanya secara psikis," ujarnya kepada SURYA.co.id Minggu (28/3/2021).

Melanjutkan mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya sudah mendapatkan informasi kasus ini dari Puskesmas Wonorejo.

"Kami sudah melakukan upaya untuk mengunjungi korban. Untuk melihat kebutuhan pendampingan kepada korban," tutur dr Nurwulan Andadari kepada TribunJatim.com.

Kedua pihaknya akan melakukan pendampingan dan penyembuhan trauma psikis korban.

Baca juga: Suasana Mencekam Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Saksi Mata: Korban Anak-anak, Pendarahan

Baca juga: Atta Dapat Kiriman Uang Gepokan Hadiah Pernikahan, Awalnya Dikira Sampah, Si Pengirim Hotman Paris?

Baca juga: 7 Fakta Unik Gus Baha, Belum Banyak Yang Tahu ini Aslinya

Baca juga: Bejat! Kakek di Kediri Tega Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus yang Masih Tetangganya Sendiri

"Kami akan datangkan psikolog agar menghilangkan trauma korban," imbuh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri.

Selain itu menurut Andadari bahwa pihaknya juga sudah koordinasi dengan Polres Kediri untuk penanganan korban.

"Kita melakukan advokasi ke desa untuk segera membentuk satgas perlindungan perempuan dan anak, sbg upaya preventif sehingga tidak muncul kasus kekerasan lagi kepada anak," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved