Breaking News:

Pasar Pon Trenggalek Dibuka 2 April, Protokol Kesehatan Disiapkan

Pasar Pon Kabupaten Trenggalek akan dioperasionalkan 2 April mendatang. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Agoes

Surya/Aflahul Abidin
Pedagang menata barang dagangan mereka di dalam Pasar Pon Trenggalek. Pasar ini akan dibuka 2 April 2021, atau enam hari mendatang. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pasar Pon Kabupaten Trenggalek akan dioperasionalkan 2 April mendatang.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Agoes Setiyono mengatakan, rencana pembukaan ini ditetapkan setelah pihaknya memantapkan prosedur protokol kesehatan (prokes).

Pihak dinas, kata Agoes, telah menjalin kesepakatan dengan para pedagang untuk penerapan prokes. Para pedagang pun dianggap telah memahami hal tersebut ketika pasar telah dibuka nanti.

“Dengan prokes, seluruh pedagang sudah bisa berjualan. Baik di lantai satu, maupun lantai dua,” kata Agoes, Minggu (28/3/2021).

Nantinya, pedagang dan pembeli yang masuk ke dalam pasar akan dites suhu tubuh oleh petugas keamanan yang bersiaga di setiap pintu masuk.

Baca juga: Kondisi Jasad Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar, Kesaksian Saksi Menegangkan, Nekad

Baca juga: Bu Nyai Gadungan di Jember Ditangkap Polsek Pakusari, Terlibat Penipuan Modus Bisa Gandakan Uang

Baca juga: Profil Gereja Katedral Makassar, Lokasi Ledakan Bom, Gereja Tertua di Makassar & Dibangun Tahun 1898

Mereka juga diwajibkan untuk memakai masker dan menerapkan jaga jarak sebisa mungkin.

Pada hari pertama pembukaan nanti, pihak dinas juga telah menyiapkan prosesi seremonial sederhana sebagai penanda bahwa pasar berkonsep modern itu telah siap memulai aktivitas jual-beli.

“Nanti pembukaan perdana oleh perwakilan dari pedagang. Kami menggelar kegiatan semacam slametan dengan adat jawa. Nanti tepat pada Jumat Pon,” sambungnya.

Agoes memahami apabila belum semua pedagang siap membuka stan pada hari pertama pembukaan. Sebab, ia mengakui butuh waktu dan biaya untuk pedagang memboyong barang mereka dari tempat relokasi ke pasar baru.

Namun yang pasti, pihaknya menjamin aktivitas jual beli di pasar hanya akan berlangsung di area dalam.
Area luar yang luas hanya akan menjadi tempat parkir dan ruang terbuka hijau (RTH).

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved