Breaking News:

Gelar Aksi di Kantor Wali Kota Blitar, Eks Tenaga Banpol Pertanyakan Pengadaan Tenaga Outsourcing

Perwakilan bekas tenaga outsourcing Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Pemkot Blitar bersama LSM Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI)

Surya/samsul hadi
Perwakilan eks tenaga Banpol dan LSM GPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Blitar, Senin (29/3/2021). 

"Sekarang, beberapa eks tenaga Banpol menuntut hak-haknya," kata Jaka.

Dikatakannya, beberapa hal yang dituntut para eks tenaga Banpol, yaitu, soal pemotongan gaji sekitar Rp 100.000 per bulan dan BPJS Ketenagakerjaan yang sampai sekarang belum cair karena masih menunggak dua bulan.

"Ada juga pemotongan gaji terakhir sekitar 1,2 juta. Seharusnya gaji terakhir Rp 1,95 juta, tapi hanya diberikan Rp 700.000," ujarnya.

Menurutnya, para perwakilan eks tenaga Banpol ingin mempertanyakan permasalahan itu ke Pemkot Blitar.

"Kami akan tanyakan soal itu ke pihak Pemkot Blitar," katanya kepada TribunJatim.com.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas Polres Blitar Kota. Petugas meminta peserta aksi tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selesai berorasi, perwakilan peserta aksi berdialog dengan Pemkot Blitar yang diwakili oleh Plt Sekda Kota Blitar, Hermansyah Permadi dan Plt Kasatpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun.

Berita tentang Pemkot Blitar

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved