Breaking News:

ITN Malang Laksanakan Wisuda Daring Periode Ke 64-65

ITN Malang melaksanakan wisuda daring periode 64 dan 65, Sabtu (27/3). Ada 885 wisudawan dari jenjang magister dan S1 dari Fakultas Teknik Sipil dan

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
ITN Malang gelar wisuda daring 

Nur Hendri Wahyu Firdaus dari S1-Teknik Kimia dengan IPK 3,92. Di prodi ini, mahasiswa selain membuat skripsi juga melakukan penelitian. Ia meneliti tentang "Identifikasi Awal Mikroorganisme Lokal Dari Limbah Organik Sebagai Bioaktivator Dengan Penambahan Whey Keju".

"Latar belakang penelitian saya ini adalah banyaknya limbah organik di Indonesia ini. 60 Persen populasi limbah ini didominasi oleh limbah organik ini biasanya diolah menjadi pupuk cair dengan bantuan bioaktivator," kata mahasiswa asal Kabupaten Pasuruan.

Dalam penelitiannya ini, ia membuat variasi limbah organik dan limbah buah-buahan, limbah sayuran. Limbah ini ditambah whey keju. Ia menggunakan proses fermentasi di mana limbah-limbah dari dimasukkan ke dalam tabung fermentasi permen Thor.

Penambahan keju ini mengandung banyak bakteri lactobacillus yang berguna untuk mendegradasi limbah organik tersebut. Hasil penelitian merupakan larutan atau mikroorganisme lokal.

Untuk penelitian ini sudah saya ujicobakan kegiatan pengabdian masyarakat. Saya jadi sukarelawan untuk memberikan materi dan menguji coba pembuatan MOL  di masyarakat, ujarnya.

 
Limbah Organik

Wisudawan terbaik lainnya, Tutut Suryani, wisudawan dari S1 Teknik Informatika dengan IPK 3,84. Lama studi 3,5 tahun. Ia mengerjakan skripsi tentang " Sistem Informasi Geografis Pemetaan Kerusakan Jalan Di Kabupaten Malang Menggunakan Metode K-Means. Menurutnya, kerusakan jalan mempengaruhi keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.

"Sekarang ini masih banyak terdapat kerusakan jalan di Kabupaten Malang yang masih belum diperbaiki. Terutama di Kecamatan Lawang, Kecamatan Singosari, Kecamatan Karangploso dan Kecamatan Dau Kabupaten Malang," jelas Tutut.

Dengan apa yang dikerjakan, masyarakat secara daring bisa menyampaikan pelaporan kerusakan jalan tersebut.
"Warga mengisi form pelaporan kerusakan jalan. Pemerintah dapat merespon dan mengelompokkan tingkat kerusakan jalan di kabupaten Malang menggunakan metode K-Means," papar cewek dari Kabupaten Nganjuk ini.
Dengan demikian Pemkab Malang untuk mendapatkan informasi kerusakan jalan dan ditindaklanjuti sesuai tingkat kerusakannya. "Basisnya website agar bisa diakses oleh semua warga di Kabupaten Malang," tandasnya. (vie)

Enam wisudawan terbaik

1. Imam Darma Aji, Prodi S1 Teknik Arsitektur, IPK 3,86

2. Nur Hendri Wahyu Fiardaus, Prodi S1 Teknik Kimia, IPK 3,92

3. Eka Nur Wahyuni, Prodi S1 Teknik Elektro, IPK 3,75

4. Tutut Suryani, Prodi S1 Teknik Informatika, IPK 3,84

5. Wahyu Arif Setyawan, Prodi D3 Teknik Listrik, IPK 3,71

6. Fardiah Qonita Ummi Naila, Prodi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), IPK 3,70.
 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved