Breaking News:

Pria di Kediri ini Gelapkan Uang Setoran Perusahaan Ratusan Juta Diamankan Polisi

Karena menggelapkan uang setoran perusahaan Septian Yota Saputra (35) warga Jl HOS Cokroaminoto, Kota Kediri diamankan aparat kepolisian.

(Surya/Didik Mashudi)
Tersangka Septian yang diduga menggelapkan uang setoran perusahaan diamankan di Mapolres Kediri Kota, Senin (29/3/2021). 

Reporter : Didik mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Karena menggelapkan uang setoran perusahaan Septian Yota Saputra (35) warga Jl HOS Cokroaminoto, Kota Kediri diamankan aparat kepolisian.

Septian sempat menjadi buronan petugas selama 10 bulan setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Pesantren, Kota Kediri sejak 19 Mei 2020.

Sebelumnya Septian merupakan salah satu karyawan bagian sales PT Indomarko Adi Prima Cabang Kediri di Jl S Parman, Kota Kediri.

Karena membawa kabur uang perusahaan, Septian dilaporkan H Ahmad Fatoni (51) selaku Manager PT Indomarko Adi Prima Cabang Kediri.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Ni Ketut Suarningsih menjelaskan, kronologi penggelapan berawal dari adanya laporan kepada polisi.

Pelaku sebelumnya merupakan sales PT Indomarko yang telah melakukan penagihan uang.

Baca juga: Sosok Saefullah Daniel, Dalang di Balik Bom Gereja Katedral Makassar, Dapat Aliran Dana dari Ini

Baca juga: Awalnya Tanam Bungan Mawar Merah Dicibir, Kini Jadi Panutan Petani Magetan

Baca juga: 15 Detik Lolos dari Maut, Eks Anggota DPRD Dengar Ledakan Bom saat Melewati Gereja, Lutut Gemetar

"Namun tagihan tidak disetorkan kepada PT Indomarko selama 2 bulan," jelas AKP Ni Ketut Suarningsih kepada TribunJatim.com, Senin (29/3/2021).

Akibat kejadian itu PT Indomarko mengalami kerugian sejumlah Rp 271.000.000.

Semenjak kasusnya dilaporkan polisi kemudian dilakukan penyelidikan tersangka menghilang dari kediamannya.

Keberadaan pelaku baru terendus petugas dan dilakukan upaya paksa penangkapan tersangka di Kelurahan Tinalan, Kota Kediri pada, Minggu (28 Maret 2021).

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 374 KUHP saat ini untuk kepentingan penyidikan, tersangka dilakukan penahanan.

Petugas penyidik telah mengamankan barang bukti berupa 4 lembar BA audit, 11 lembar rekap faktur keluar, 12 rincian piutang, 11 lembar rekap barang keluar, 62 lembar faktur penagihan dan satu unit tas warna hitam.

berita tentang Kota Kediri

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved