Breaking News:

Kepala Dispangtan Kota Malang Dibebastugaskan Usai Terjerat Kasus Narkoba

Kasus narkoba yang menjerat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Ade Herawanto (AH) membuatnya kini dibebastugaskan.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (22/2/2021). 

Reporter: Rifky Edgar I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasus narkoba yang menjerat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Ade Herawanto (AH) membuatnya kini dibebastugaskan untuk sementara waktu sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pembebastugasan tersebut dilakukan, agar nantinya dapat mempermudah urusan AH saat menjalani proses hukum.

Oleh karenanya, Sutiaji bakal menunjuk pelaksana tugas (plt) untuk mengisi kekosongan dari kursi Kepala Dispangtan Kota Malang.

"Untuk sementara ini kami bebastugaskan. Biar beliau (AH) konsen dengan urusannya yang sekarang.

Otomatis akan ditunjuk plt. Karena tidak boleh ada kekosongan. Agar tugas dan fungsinya bisa terlaksana dengan baik," ucapnya, Selasa (30/3).

Sutiaji mengatakan, sesuai dengan aturan, pemberhentian sementara tersebut dilakukan, apabila ada ASN yang ditahan karena tindak pidana.

Pemkot Malang juga telah mendapatkan laporan bahwa pada Selasa (30/3) ini telah ada surat tembusan untuk penahanan AH.

"Intinya diberhentikan sementara itu agar beliau konsen ke urusan masalahnya. Misalkan kalau inkrahnya nanti di atas dua tahun, jadi harus diberhentikan dengan tidak hormat," ucapnya.

Saat dibebastugaskan tersebut, hak AH sebagai ASN juga diberhentikan untuk sementara waktu. Yang artinya AH tidak diberikan penghasilan.

ASN yang dibebastugaskan tersebut hanya diberi uang pemberhentian sementara sebesar 50 persen.

"Kita kembali pada aturan. Ketika ada temuan harus dikembalikan. Karena itu sudah tercantum dalam peraturan pemerintah

Terkahir, Sutiaji mengapresiasi kinerja jajaran Polresta Malang Kota yang terus menerus membongkar sindikat narkoba.

Langkah ini yang menjadi perhatian serius dalam rangka mendorong penyalahgunaan narkoba agar bisa dicegah secara bersama-sama.

"Atas nama Pemkot Malang kami sangat prihatin dan kami berikan apresiasi kepada jajaran Polresta yang komitmen terus menerus ingin membongkar sindikat atau pemakai sabu-sabu. Dan kami mengecam tindakan siapapun yang mengedarkan dan memakai narkoba," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved