Breaking News:

Berita Gresik

Muadzin di Pulau Bawean Dianiaya di Musala, Simak Kronologi Lengkapnya

Seorang muadzin di pulau Bawean menjadi korban penganiayaan. Korban bernama Murtada adalah seorang muadzin sekaligus guru ngaji mengalami luka di

TribunJatim.com/ Willy Abraham
Muadzin di pulau Bawean menjadi korban penganiayaan 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang muadzin di pulau Bawean menjadi korban penganiayaan. Korban bernama Murtada adalah seorang muadzin sekaligus guru ngaji mengalami luka di bagian bibir.

Aksi pemukulan itu terjadi pada Senin (29/3/2021). Dia dipukul saat berada di Musala. Akibatnya, kakek 61 tahun itu hidungnya mengeluarkan darah, mata bengkak, gigi copot dan lengan terkilir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat korban berada di rumah, tiba-tiba didatangi pelaku bernama Ucuk yang usianya jauh lebih muda.

Baharudin kuasa hukum korban, menjelaskan pelaku meminta korban agar ke musala karena sesuatu yang ingin dibicarakan.

Setiba di musala, pelaku tanpa banyak bicara langsung memukul korban hingga membabi buta.

Sampai akhirnya penganiyaan itu dilihat oleh warga sekitar. Setelah dilerai, korban yang lemas tak berdaya langsung dilarikan menuju ke RSUD Umar Mas'ud Sangkapura Bawean.

"Dipukul pakai tangan kosong, usia pelaku masih 31 atau berapa lupa saya. Korban mengalami pemukulan hidung Ustadz Murtada berdarah, matanya bengkak, giginya lepas, tengkuknya sakit, dan lengannya terkilir," ucapnya, Selasa (30/3/2021).

Baharudin menuturkan, atas kejadian itu dia akhirnya melaporkan pelaku ke polisi. Kasus ini sudah ditangani oleh pihak berwajib di kantor Polisi Sangkapura dengan tanda bukti lapor Nomor: STPL/05/III/2021/Polsek.

Kendati demikian, Baharudin belum mengetahui penyebab pelaku tega memukuli tukang adzan dan guru ngaji itu. Namun atas tindakan itu, kakek Murtada sampai mengalami cidera serius. Dia dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

"Intinya kami minta pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku," terangnya.

Kapolsek Sangkapura, Iptu Sujai saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

"Masih kami lakukan proses pemeriksaan," tutupnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved